Mendeteksi tanda-tanda penyakit kanker sejak dini

istimewa

Terkini.id, Jakarta – Penyakit kanker harus dideteksi secara dini, khususnya saat masih anak-anak Persoalannya, kanker merupakan jenis penyakit yang cukup sulit dideteksi.

Dilansir dari cnnindonesia.com, Pakar ilmu onkologi atau bidang medis yang mempelajari dan merawat kanker di Indonesia, Profesor DR dr Aru Wisaksono Sudoyo menyebut kanker pada anak lebih sulit dicegah ketimbang orang dewasa.

Oleh karena itu, Aru menyarankan agar para orang tua harus aktif mencari tahu dan mengenali gejala kanker yang banyak terjadi pada anak.

“Kalau untuk mencegah memang sulit karena mereka masih anak-anak. Tapi, orang tua bisa mengetahui gejala-gejala apa yang muncul. Jadi, orang tua harus teredukasi dan deteksi dini untuk gejala tertentu,” kata Aru di Kementerian Kesehatan, Jakarta, beberapa waktu lalu menjelang peringatan Hari Kanker Sedunia. Publik akan memeringati Hari Kanker Sedunia setiap tanggal 4 Februari.

Ada beberapa jenis kanker yang banyak terjadi pada anak, namun terbanyak adalah Leukimia, diikuti Retinoblastoma, Neuroblastoma, Limfoma Malignum, Osteosarkoma, dan karsinoma nasofaring.

1. Leukimia

Leukimia ditandai dengan gejala pucat, demam tanpa sebab yang jelas, pendarahan di kulit, nyeri tulang, lesu, dan berat badan turun.

2. Retinoblastoma

Retinoblastoma atau kanker bola mata merupakan satu-satunya jenis kanker yang bisa dideteksi dini pada anak. Pemeriksaan deteksi dini bisa dilakukan dengan tes Lihat merah yang sudah tersedia di puskesmas dan rumah sakit. Gejala kanker bola mata ini berupa refleks mata kucing, juling, mata merah, nyeri, kornea mata membesar, peradangan jaringan bola mata, dan penglihatan yang muram.

3. Neuroblastoma

Neuroblastoma atau kanker yang menyerang sel saraf pada anak muncul dengan gejala benjolan di perut dan kebiruan di sekitar mata.

4. Linfoma Malignum

Sedangkan, limfoma malignum atau kanker kelenjar getah bening ditandai benjolan lebiih dari 2 centimeter tanpa rasa nyeri dan cepat membesar, sesak nafas, demam, keringat malam, lemah, dan lesu.

5. Osteosarkoma

Osteosarkoma yaitu jenis kanker tulang memiliki gejala yeri tulang yang lebih terasa pada malam hari atau setelah beraktivitas, pembengkakan, kemerahan, dan teraba hangat. Gerakan anak juga bakal terbatas pada bagian yang terkena kanker.

6. Karsinoma Nasofaring

Jenis kanker pada tenggorakan ini memunculkan beberapa gejala. Gejala pada tenggorakan terlihat dengan munculnya ingus bercampur darah, mimisan, dan hidung tersumbat. Di telinga, anak bakal merasa telinga penuh, berdengung dan nyeri. Sedangkan pada mata dan saraf muncul poenglihatan ganda dan pembesaran kelenjar getah bening di leher.

Berita Terkait
Komentar
Terkini