Mengapa orang gila suka tersenyum atau tertawa sendiri?

Terkini.id – Entah merupakan fenomena zaman now atau apa, belakangan ini orang gila menjadi trending topic karena ‘ternyata’ bisa melakukan tindak pidana berupa penganiayaan kepada orang-orang sehat.

Akan tetapi, di sini saya tidak akan membahas tentang orang gila dalam kaitannya dengan kasus penganiayaan, melainkan menyoroti dari sisi positifnya, yaitu mengapa dari dulu  orang gila umumnya suka tersenyum atau tertawa sendiri?

Sebelumnya, saya imbau agar tidak membaca artikel ini ketika sedang mengikuti pendidikan di kelas yang pengajarnya sedang serius menerangkan pelajaran atau membaca di masjid ketika khatib sedang berkhotbah  karena saya khawatir Anda teringat orang gila tiba-tiba tersenyum atau tertawa sendiri.

Ada baiknya saat membacanya, mengurung diri saja di  kamar atau ruangan agar jika tersenyum atau tertawa sendiri tidak ada yang menyaksikan.

Menurut hasil analisis ilmu kedokteran yang pernah saya baca dengan segala keterbatasan saya yang tidak berlatar belakang pendidikan kedokteran, orang gila tersenyum atau tertawa sendiri terjadi karena halusinasi setelah mendengar bisikan-bisikan suara. Tapi saya masih tetap meragukan hasil analisis ini karena belum pernah ada testimoni orang gila yang mampu menjelaskan tentang seperti apa suara-suara tersebut secara detail.

Saya sendiri juga belum pernah mewawancarai mereka atau melakukan survei seperti salah satu acara hiburan di televisi swasta, hal-hal apa saja yang membuatnya mereka tersenyum atau tertawa sendiri. Bukannya apa, takut mereka tersinggung.

Biasanya, pada lembar kuesioner untuk survei tertulis penyataan bahwa peserta survei dalam kondisi sehat sedangkan mereka gila. Atau, ‘pakar survei’ Cak Lontong sudah punya hasil surveinya?

Menurut saya, orang gila bermasalah dengan ingatan bukan karena kekurangan  tetapi karena daya ingatnya  berlebih atau terlalu kuat sehingga sering ingat hal-hal yang lucu dan menggelikan yang berujung tersenyum sendiri atau tertawa terbahak-bahak.

Oleh karenanya, saya tidak terlalu yakin ada orang yang benar-benar gila. Siapa tahu mereka begitu karena:

Pertama, mereka ingin mengajari kita cara bersyukur. Meski mereka hanya memakai pakaian seadanya bahkan compang-camping, tidur di sembarang tempat dan makanan pun juga apa saja yang ditemukan tetapi tetap bersyukur dengan  tersenyum atau tertawa lepas.

Kedua, bisa jadi mengajari pula kesabaran. Tidak pernah  orang gila wajahnya terlihat penuh dengan beban berat atau stres seperti halnya orang waras. Mereka juga jarang mengeluhkan ini itu, bahkan dihina pun tidak tersinggung terus mengajukan gugatan hukum

Ketiga, orang gila ingin menunjukkan bahwa, tersenyum dan tertawa itu menyehatkan fisik. Terbukti meskipun orang gila hanya makan apa adanya yang jauh dari menu 4 sehat 5 sempurna, malah kadang memakan makananan basi pun namun tidak sakit.

Keempat, orang gila juga taat hukum dan etika. Tidak pernah terdengar orang gila menghalalkan segala cara untuk mendapatkan sesuatu misal menumpuk harta dengan korupsi. Boleh jadi mereka  tersenyum atau tertawa karena merasa geli melihat orang rakus.

Kelima, orang gila mungkin tahu senyum itu ibadah. Sedekah yang membuat damai. Terbukti orang gila tak punya musuh, kecuali mungkin air,  karena jarang mandi.

Keenam, orang gila itu tidak pelit senyuman. Mungkin orang gila berpikir bahwa memberi senyuman terlebih dulu lebih baik daripada menunggu disenyumi baru tersenyum.

Ketujuh, kedelapan dan seterusnya silakan ditambahi sendiri. Mari awali setiap hari dengan tersenyum. Salam GrowinG dan jangan follow ya alamat di bawah ini!

 (Instagram: penyair_finansial/Slamet Ristanto dan Twitter: Penyair Finansial @SlametRistanto)

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Opini

Hajj Journey

SAAT ini umat Islam di seluruh dunia bersiap-siap menyambut datangnya bulan haji. Bahkan saat ini pun musim haji yang penuh hiruk pikuk itu telah
Opini

Seni Perang Sun Tzu

UMUM menerima Sun Tzu sebagai jenderal besar, ahli strategi militer, dan ahli filsafat. Ia dipandang sebagai penulis buku klasik “The Art of War” yang
Opini

Sebab Kita Semua adalah Garuda

HARI ini kita menyaksikan sebuah peristiwa bersejarah. Setelah semua kontestasi yang membuat bangsa ini terpolarisasi. Setelah hiruk pikuk perdebatan bahkan caci maki di media
Opini

Legalitas vs Moralitas

DALAM mendefenisikan kebenaran itu harus ada dua hal yang mendasari. Dasar legalitas (hukum) dan dasar moralitas (etika). Keduanya boleh jadi saling mengikat.Hukum tanpa moralitas
Opini

Keputusan Itu

SEBUAH keputusan itu tidak selamanya menyenangkan. Jangankan keputusan manusia, yang seringkali penuh dengan intrik kepentingan dan manipulasi.Keputusan Allah saja, jika tidak sesuai keinginan dan
Bisnis

Tutupnya Gerai Giant

GIANT itu dimiliki oleh Group Hero. Hero sendiri didirikan oleh MS Kurnia pada 23 Agustus 1971, namanya Hero Mini Supermarket yang bertempat di Jalan
Opini

Libra Bitcoin, Mata Uang Baru dari Facebook

BITCOIN memang belum bisa meruntuhkan mata uang. Bahkan sempat melemah. Tapi beberapa hari terakhir ini on fire lagi. Gara-gara Facebook bikin kejutan: meluncurkan 'mata
Opini

Bisikan Nurani

PARA ahli hikmah mengatakan, ada tiga hal yang manusia tak akan mampu dustai atau ingkari. Manusia boleh berpura-pura mengingkarinya. Tapi sesungguhnya ketiganya adalah realita