Mengebom ikan di Pangkep, 14 warga Madura ditangkap

Barang bukti bubuk mesiu untuk bom ikan diamankan polisi / Muh Subhan

 
PANGKEP – Sebanyak 14 orang warga Madura tertangkap saat melakukan pengeboman ikan di wilayah perairan Pangkep tepatnya di 32 mil dari Pulau Pammantauang, Desa Pammas, Kecamatan Liukang Kalmas.

Penangkapan ini dipimpin oleh Kepala Satuan Kepolisian Perairan (Kasat polair) Polres Pangkep, AKP Darwis Akib.

Menurut Darwis, ke-14 tersangka mengaku membawa 66 botol bahan peledak siap ledak. Belum sempat diledakkan semua, aksi para pelaku berhenti setelah polisi datang dan meringkus mereka.

Mereka mengaku baru kali ini beraksi di perairan Pangkep. Sebelumnya, para tersangka berprofesi sebagai pencari teripang, tapi karena tergiur pendapatan yang lebih besar, mereka alih profesi sebagai pengebom ikan.

"Kami amankan sisa bahan peledak sebanya 25 botol lengkap dengan detonator dan bubuk mesiu, sisanya sudah terpakai," terang Darwis di Mako Polair Polres Pangkep, Senin 7 November 2016.

Selain mengamankan bahan peledak, dari tangan tersangka polisi juga mengamankan selang, perlengkapan selam dan kapal berkapasitas 20 GT.

Saat ini para tersangka menjalani penyidikan oleh jajaran Satpolair di Rumah Tahanan Mattampa. Mereka diancam pasal penyalahgunaan pupuk pertanian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (B)

Baca :Tim Mabes Polri grebek rumah perakit bom di Pangkep

Muhammad Subhan
 

PenulisMT User1