Mengejutkan! Sri Mulyani Ungkap Rokok Bikin Orang Indonesia Semakin Miskin

Terkini.id, Jakarta – Mengejutkan! Sri Mulyani ungkap rokok bikin orang Indonesia semakin miskin. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan hal mengejutkan. Secara tak terduga ia mengatakan jika rokok membuat masyarakat miskin semakin miskin.

Pasalnya, uang yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kesehatannya justru digunakan untuk membeli rokok.

Rokok menjadikan rumah tangga miskin menjadi semakin miskin. Sebab pengeluaran harusnya untuk meningkatkan ketahanan kelompok miskin, tetapi dikeluarkan untuk rokok,” terangnya dalam konferensi pers virtual yang diselenggarakan di Jakarta, Senin 13 Desember 2021.

Baca Juga: Mengejutkan! Sri Mulyani Ungkap 55 Persen BUMN yang Disuntik Modal...

Menurut Sri Mulyani, rokok adalah sumber pengeluaran terbesar nomor dua dalam rumah tangga masyarakat, baik di pedesaan maupun di perkotaan.

Oleh karena itu, banyak yang lebih baik tidak makan enak ketimbang tidak merokok.

Baca Juga: Gegara Ini, Sri Mulyani Ungkap ‘Pusing’ Menjadi WNI!

Pengeluaran terbesar pertama rumah tangga di kota adalah beras dengan porsi 20,3 persen dan rokok 11,9 persen.

Tidak beda jauh dengan di desa, yaitu beras sebesar 24 persen dan rokok 11,24 persen dari total pengeluarannya.

“Dibandingkan komoditas lain terutama keluarga miskin untuk tingkatkan produktivitas, daya tahan, kesehatan untuk sumber protein seperti ayam telur dan berbagai kebutuhan tempe, roti dan sebagainya, rokok jelas sangat jauh lebih tinggi, sehingga rokok menjadikan rumah tangga menjadi semakin miskin,” tegas Sri Mulyani.

Baca Juga: Gegara Ini, Sri Mulyani Ungkap ‘Pusing’ Menjadi WNI!

Oleh karena itu, ia menilai kebijakan kenaikan tarif cukai rokok harus dilakukan. Ini bertujuan untuk membuat harga rokok semakin mahal di pasar, sehingga semakin tidak terjangkau terutama masyarakat miskin dan anak-anak di bawah umur.

“Tarif CHT didesain untuk mendorong agar rokok makin tidak terjangkau masyarakat yang kita lindungi yaitu anak-anak dan orang miskin,” imbuh Sri Mulyani.

Bagikan