Mengenal Hepatitis A dan Cara Penularannya

ilustrasi penyakit hepatitis

Oleh: dr. Elim Jusri, S.Ked

Terkini.id – Penyakit Hepatitis A atau lebih dikenal dengan Sakit Kuning, merupakan penyakit menular, dan ditularkan melalui banyak cara.

Hepatitis A adalah infeksi hati yang sangat menular yang disebabkan oleh virus hepatitis A. Virus ini salah satu dari beberapa jenis virus hepatitis yang menyebabkan peradangan dan mempengaruhi kemampuan fungsi hati.

Penularan hepatitis A paling umum terjadi karena makanan atau air yang telah mengalami kontak langsung dengan orang yang terinfeksi hepatitis A.

Hepatitis tipe A ringan tidak memerlukan pengobatan dan pada umumnya orang yang terinfeksi dapat sepenuhnya sembuh tanpa kerusakan hati yang permanen.

Beberapa orang yang menderita hepatitis A tidak memiliki gejala sama sekali. Gejala yang terjadi seperti gejala flu, bagian kulit yang menguning, dan bagian putih mata menguning.

Cara penularan Hepatitis A

Virus Hepatitis A kebanyakan ditemukan dalam tinja dan darah dari orang yang terinfeksi sekitar 15–45 hari sebelum gejala terjadi dan selama minggu pertama sakit.

Hepatitis A dapat menyerang siapa saja. Daerah yang mempunyai sanitasi buruk atau dekat dengan pembuangan limbah memiliki kemungkinan air dan makanannya terkontaminasi dengan hepatitis A.

Makanan dapat terkontaminasi hepatitis A ketika diolah atau dicuci dengan menggunakan air yang terkontaminasi.

Seseorang yang memiliki infeksi hepatitis A dapat menularkan infeksi kepada orang lain. Hal ini dapat terjadi melalui proses penyiapan makanan atau melalui kontak dekat dengan orang lain.

Peningkatan resiko terinfeksi hepatitis A adalah seperti penggunaan bersama jarum suntik, homoseksual, dan melalui hubungan seksual. Orang-orang yang diketahui memiliki riwayat masalah pada hati belum tentu terinfeksi hepatitis A. Namun, jika mereka terinfeksi maka infeksi akan menjadi lebih parah.

Tanda dan Gejala Hepatitis A

Berikut beberapa tanda dan gejala bila seseorang terinfeksi hepatitis A :

Berikut beberapa tanda dan gejala bila seseorang terinfeksi hepatitis A :

  1. Kelelahan
  2. Mual dan muntah
  3. Rasa nyeri pada perut atau rasa tidak nyaman, terutama pada daerah tempat liver yaitu di sisi kanan perut, dibawah tulang rusuk.
  4. Tinja(feses) berwarna seperti tanah liat.
  5. Kehilangan selera makan.
  6. Demam ringan.
  7. Urine berwarna gelap.
  8. Nyeri sendi.
  9. Kulit dan mata berwarna kuning.

Faktor Resiko Hepatitis A

Terdapat beberapa kondisi yang membuat seseorang memiliki kemungkinan lebih lesar tertular ataupun terjangkiti hepatitis A, yaitu:

  1. Bepergian atau bekerja didaerah yang memiliki banyak penderita hepatitis A atau lingkungan yang sudah terkontaminasi hepatitis A.
  2. Dirawat pada tempat penitipan anak.
  3. Homoseksual
  4. Menderita HIV
  5. Memiliki masalah pembekuan darah, seperti hemofilia.
  6. Penggunaan bersama jarum suntik.
  7. Tinggal dengan orang yang menderita hepatitis A.
  8. Melakukan kontak oral dan anak dengan orang yang menderita hepatitis A.

Penanganan Hepatitis A

Sebetulnya tidak ada terapi khusus untuk hepatitis A karena tubuh akan dengan sendirinya. Pada umumnya hepatitis A dapat sembuh dalam waktu sekitar enam bulan. Terapi yang diberikan bertujuan untuk mengurangi gejala, seperti:

  1. Lebih banyak beristirahat karena pada umumnya penderita hepatitis A lebih mudah lelah dan kekurangan energi.
  2. Mengkonsumsi obat untuk mengurangi mual. Rasa mual menyebabkan kesusahan makan. Mencoba untuk makan ringan tetapi sering agar tubuh tetap mendapatkan asupan kalori dan nutrisi. Mungkin bisa mengkonsumsi jus atau susu.
  3. Mengistirahatkan hati. Hati melakukan kerja yang berat ketika harus memetabolisme obat dan alkohol.

Komplikasi

Biasanya tidak ada komplikasi. Namun, satu dari seribu kasus Hepatitis A dapat menjadi hepatitis fulminan, yang dapat menyebabkan kematian.

Pencegahan Hepatitis A

Berikut beberapa hal yang dapat mengurangi resiko terinfeksi virus hepatitis A:

  1. Imunisasi. Pencegahan dilakukan menggunakan vaksinasi Hepatitis A atau pun Imunoglobulin. Vaksinasi diberikan kepada orang yang memiliki resiko tinggi terinfeksi virus hepatitis A, sebelum terinfeksi virus hepatitis A
  2. Menjaga makanan dan minuman yang dikonsumsi. Memasak air sampai mendidih adalah metode terbaik untuk menghilangkan virus Hepatits A. Makanan siap saji agar segera dimakan langsung.
  3. Berhati-hati ketika mengkonsumsi makanan yang dijual dipinggir jalan. Pastikan bahwa makanan dan minuman yang Anda konsumsi dan alat makan yang Anda gunakan bersih.
  4. Mencuci tangan ketika akan makan dan minum.

Berita Terkait
Komentar
Terkini