Mengenal lebih dekat teknologi Drone, memantau sesuatu yang tidak dipantau

Teknologi Drone, memantau yang tidak bisa terpantau

Terkini.id, – Kemajuan teknologi yang semakin maju, membuat manusia semakin terbantu. Salah satunya dengan teknologi Drone.

Sebuah alat pantau untuk memotret dan merekam dari ketinggian dan bisa masuk ke celah-celah yang sempit, menjadikan alat ini sangat bermanfaat untuk saat ini. Bentuk yang tidak terlalu besar dan ramping memudahkan untuk Drone bisa memantau tempat yang sulit dijangkau. Alat ini bisa terbang dengan dikendalikan manusia.

Drone (Helicam) menggunakan kamera Canon 7D DSLR yang dilengkapi dengan GPS (Global Position System) yang memungkinkan untuk bisa memantau dan memonitor keberadaannya saat terbang, lengkap dengan sistem monitor 5.8 GHz video. Alat ini digunakan oleh banyak fotografer untuk mengambil foto atau video dan mengabadikannya, hasil teknologi ini sangat memuaskan.

Selain para fotografer, Drone juga digunakan oleh lembaga penegak hukum untuk melakukan pengintaian dan penyerangan, mencari orang hilang dan mendeteksi suhu tubuh. Karena kecanggihan alat ini yang dipasangi sensor night vision dan sinar X. Digunakan juga oleh pemadam kebakaran, petugas irigasi, pengawas pembangunan, polisi, media swasta dan pengguna lainnya yang membutuhkan alat ini untuk memantau dari ketinggian merekam dan memotret gambar ditempat bencana alam yang terlalu berbahaya jika menggunakan kamera biasa.

Baca :Danny akan terbangkan 16 drone pemantau Kota Makassar

Teknologi Drone sudah dikembangkan saat ini ada 5 jenis Drone

1. DJI Phantom Drone

Drone termewah dilengkapi fitur yang banyak dan canggih, sistem GPSnya yang terintegrasi sehingga saat menerbangkan alat ini dengan jarak yang jauh dan tinggi, mudah dilacak dan bisa kembali secara otomatis ke lokasi remote kontrolnya.

2. Parrot Drone

Drone yang banyak diminati untuk fotografi karena bentuknya yang unik, memiliki banyak media control yang bisa digunakan sebagai remote untuk menerbangkan alat ini.

3. Nine Eagle Galaxy Visitor 3

Drone yang cocok digunakan para pemula yang mau belajar memakai alat ini, harganya relative murah. Fitur didalamnya tidak secanggih drone yang lain, namun cukup lengkap. Cocok untuk digunakan dalam memantau dan mempelajari fotografi.

4. Walkera QR

Drone dilengkapi fitur yang keren dan selalu update dengan salah satu layanan adalah GPS, diminati banyak Fotografer.

5. RC Quadcopter

Drone ini harganya murah dan cukup terjangkau. Diminati karena flexible dalam penggunaannya, sehingga sering digunakan untuk berlatih menggunakan alat ini. Dilengkapi dengan led warna warni dan kamera dibagian bawah. Terbuat dari plastik yang flexible, tidak muda patah atau pecah saat jatuh atau bertabrakan.

Baca :Danny akan terbangkan 16 drone pemantau Kota Makassar

Teknologi Drone ini sudah muncul sejak abad 19, sebelum perang dunia ke I, konsep pesawat tanpa awak, dengan menggunakan remote control atau pengendali jarak jauh.

Alat pengendali jarak jauh dengan remote control ini pertama kali ditemukan dan dipatenkan oleh Nicolas Tesla, keturunan Serbia, pada 8 November 1898, diawali dengan membuat kapal dan balon yang dikendalikan jarak jauh. Tahun 1916 sebuah konsep tanpa awak dibuat dan diberi nama Aerial Target, kemudian dilanjutkan dengan memproduksi pesawat tanpa awak yang diberi nama Hewitt-Sperry Automatic dan diterbangkan pertama kali dengan membawa misi bom terbang.

Setelah itu Drone dikembangkan terus menerus sampai saat ini dengan model dan kecanggihan fitur yang selalu update.

Sayangnya, selain bisa bermanfaat banyak untuk Pemerintahan dan Swasta atas penggunaan Drone ini, dampak yang buruk juga, Drone ini digunakan untuk mengirim senjata tajam, narkoba dan bahan peledak.

Tergantung dari manusianya bagaimana sebaiknya menggunakan alat ini untuk bermanfaat bagi banyak orang.