Makassar Terkini
Masuk

Mengenal Pahlawan Kemerdekaan yang Kurang Dikenal, Berikut Daftarnya

Terkini.id, Jakarta – Ada banyak sekali pahlawan yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia namun kurang dikenal publik.

Saking banyaknya, beberapa diantara pahlawan yang punya jasa untuk kemerdekaan tidak terkenal  seperti pahlawan- pahlawan lainnya.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut daftar pahlawan yang punya jasa untuk kemardekaan tapi kurang dikenal.

1. Tan Malaka

Pahlawan yang satu ini punya jasa dan peranan penting bagi pendidikan di Indonesia.  Tan Malaka  merupakan guru lulusan Belanda yang kemudian mendedikasikan diri untuk mencerdaskan rakyat Indonesia.

Namun, niat baik tersebut tidak didukung Belanda, sehingga Tan Malaka diasingkan oleh Belanda.

Perjuangan Tan Malaka pun terus dilakukan sampai akhirnya pahlawan ini dieksekusi pada 21 Februari 1949.

2. Wikana

Peranan Wikana dalam merebut kemardekaan yakni ditunjukkan dengan mendorong Ir. Soekarno atau Bung Karno untuk segera mendeklarasikan kemardekaan.

Wikana juga berhasil membujuk para militer Jepang agar tetap membiarkan upacara pembacaan teks proklamasi 1945 berlangsung.

3. Frans Kaisiepo 

Frans Kaisepo merupakan salah satu pahlawan asal Papua yang berjuang mempertahankan persatuan dan kesatuan Indonesia.

Pasca kemerdekaan Indonesia, beliau menjadi Envoy Republik serta terus memantau resistence movement di Papua agar Belanda bisa keluar Indonesia.

4. B.M. Diah

Peranan B.M. Diah sebagai seorang pahlawan di era kemerdekaan tidak boleh diremehkan, meskipun dia seorang pahlawan kemerdekaan yang kurang dikenal.

Beliau adalah salah satu wartawan yang terus berusaha menyebarkan berita bahwa Indonesia telah merdeka meskipun Jepang berusaha membuat berita sebaliknya, bahkan sampai menyegel kantor berita.

5. Kyai Haji Abdul Wahab Abdullah

Kyai Haji Abdul Wahab Hasbullah adalah salah satu pahlawan yang memiliki latar belakang organisasi Nahdlatul Ulama (NU).

Cara memperjuangkan Indonesia yang dilakukan beliau adalah dengan mendirikan surat kabar ‘Soeara Nahdlatul Oelama’ serta ‘Berita Nahdlatul Ulama’ yang juga digunakan untuk berdakwah secara modern.

Peranan Kyai Haji Abdul Wahab Hasbullah dalam melawan penjajah Jepang adalah dengan menjadi seorang Panglima Laskar Mujahid atau Hizbullah.