Mengenal Radang Amandel dari Gejala dan Penyebabnya

Radang Amandel salah satu penakit gangguan THT. Source : Stemjar.com

Terkini.id, – Amandel(tonsil) adalah tumpukan lapisan seperti tisu yang terletak pada sisi kerongkongan bagian bawah. Amandel merupakan bagian dari sistem kekekalan tubuh, yang didesain untuk melindungi kita dengan menjebak bakteri atau virus yang berusaha masuk ketubuh kita melalui mulut.

Peradangan pada kelenjar amandel ini disebut dengan tonsillitis. Penyakit ini merupakan salah satu gangguan THT (telinga-hidung dan telinga-tenggorokan). Tonsillitis dapat bersifat akut atau kronis. Bentuk akut yang tidak parah biasanya berlangsung sekitar 4-6 hari dan umumnya menyerang anak-anak pada usia 5-10 tahun. Sedangkan radang amandel/tonsil yang kronis terjadi secara berulang-ulang dan berlangsung lama.

Tonsillitis atau Amandel (Radang). Source : Wikipedia

Pada radang amandel yang akut biasa dimulai dengan gejala sakit tenggorokan yang ringan hingga menjadi parah. Sakit saat menelan makanan, kadang-kadang muntah. Tonsillitis dapat menyebabkan amandel menjadi bengkak, panas, gatal, sakit pada otot.

Selain itu juga sendi, nyeri pada seluruh badan, kedinginan, sakit kepala, dan sakit pada telinga. Kelenjar getah bening melemah di dalam daerah submandibuler. Bagian belakang tenggorokan akan terasa mengerut sehingga sukar menelan.

Peradangan tonsil yang akut ataupun pembengkakan tonsil yang tidak terlalu besar dan tidak menghalangi jalan pernapasan, serta tidak menimbulkan komplikasi tidak perlu dilakukan pembedahan/operasi, karena tonsil yang terbuat dari jaringan getah bening dapat berfungsi mencegah tubuh agar tidak terkena penyakit yang berhubungan dengan infeksi.

Beberapa upaya yang dapat kita lakukan sendiri di rumah untuk pencegahan, perawatan dan pengobatannya dilakukan beberapa langkah sebagai berikut :

• Usahakan untuk minum banyak air atau cairan seperti sari buah, terutama pada saat demam.
• Jangan minum es, sirop, es krim, makan atau minuman yang didinginkan, gorengan, makanan awet yang diasinkan, dan manisan.
• Berkumur air garam hangat 3-4 kali sehari.
• Menaruh kompres hangat di leher setiap hari.
• Diberikan terapi antibiotik (atas petunjuk dokter) apabila ada infeksi bakteri dan untuk mencegah komplikasi.
• Istirahat yang cukup.

Namun apabila radang amandel kronis dengan pembengkakan tonsil yang terlalu besar sehingga menggakibatkan terganggu jalan pernapasan, atau munculnya komplikasi, biasa dibutuhkan pembedahan/operasi untuk mengeluarkan tonsil.

Apabila terjadi peradangan yang kronis disarankan untuk berkonsultasi ke dokter spesialis THT untuk penanganan dan tindakan selanjutnya.

Komentar
Terkini