Mengubah Visi Organisasi?

VISI Organisasi adalah gambaran yang mau dicapai organisasi tersebut di mata pihak yang dilayaninya.

Misalnya, sebuah universitas, sebagai lembaga pendidikan tinggi, mau menjadi pilihan pertama di mata tamatan SLA.

Atau rumah sakit: mau menjadi pilihan pertama para pasien dari berbagai lingkungan. (lokal, nasional, global).

Dari rumusan Visi, diturunkan program untuk mencapainya, yang mungkin dirincikan menjadi Petunjuk Pelaksanaan (Juklak).

Ketika Juklak diterapkan, mungkin saja ada hambatan. Jika ada hambatan, jangan taati Juklak. Cari jalan lain.

Menarik untuk Anda:

Apakah Visi dapat diubah? Mengapa tidak? Rumusannya mungkin saja ada kekurangan yang tidak terlihat sebelumnya, atau ada perubahan, khususnya perubahan eksternal. Sewaktu-waktu Visi perlu dimodifikasi.

Singapura, misalnya, selalu mengadakan modifikasi visinya dari masa ke masa. Evaluasi reguler adalah sebuah kemutlakan bagi organisasi yang sehat.

Visi Singapura pada tahun 2010 adalah: Menjadi kota global, dengan pelayanan bisnis yang unggul.

Kini, di tahun 2018, Visi 2010 itu masih dipertahankan, tetapi dimodifikasi menurut kondisi mutakhir, Modifikasinya menghasilkan Visi sebagai “Smart Nation,” yaitu menjadi bangsa yang mampu menggunakan semua peluang teknologi yang ada, menuju kehidupan yang lebih bermakna.

Dari Visi Nasional itu diturunkan visi institusional dari berbagai kementerian yang ada. Semuanya saling mengisi. Tidak diperkenankan adanya egoisme sektoral.

Renungan: Rumusan Visi sesuatu organisasi, termasuk Visi Bangsa, sangat dibutuhkan, tetapi rumusannya bukan kitab suci yang tidak boleh diubah.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Masa Pandemi, Perusahaan Material Konstruksi Perkuat ‘Jualan’ lewat Website

New Normal itu Bukan “Old Normal”

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar