Menristekdikti Bakal Beri Beasiswa ke Mahasiswa Korban Gempa Sulteng

Menristekdikti
Menristekdikti, M Natsir. (foto: edunews.com)

Terkini.id – Gempa bumi berkekuatan 7,4 skala richter yang mengguncang Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, Jumat 29 September 2018 Pukul 18.02 yang disusul gelombang pasang tsunami setinggi 1,5-2 meter menghantam pesisir pantai Palu memakan korban jiwa yang begitu banyak.

Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), M Natsir, mendapat laporan bahwa satu universitas di Palu hancur akibat gempa dahsyat tersebut.

“Dari Palu kita sudah monitoring satu universitas terbuka, kantor perwakilan, roboh saya sudah minta ke pak rektor untuk diperbaiki,” ungkap Natsir, usai Deklarasi Gerakan Mahasiswa Merajut Kebangsaan di Lapangan Bajra Sandhi Renon, Bali, dikutip dari Detik, Sabtu, 29 September 2018.

Kemenristekdikti juga memastikan mahasiswa yang menjadi korban gempa akan mendapatkan beasiswa.

“Untuk mahasiswa korban dari adanya korban bencana kemarin adanya tsunami kalau dia tidak mampu lapor ke kami atau ke rektor kami akan berikan masalah beasiswanya. Karena ini harus selesai, jangan sampai mereka terkatung-katung akibat bencana kuliah berhenti, jangan sampai terjadi. Nanti apa pembebasan biaya di kampus ini harus kita lakukan pembahasan bersama rektor,” terangnya.

Baca juga:

Pihaknya, lanjut Natsir, baru mendapat satu laporan soal kampus roboh akibat bencana. Sebab, dia kesulitan mendapatkan informasi dari para kampus di Palu.

“Laporan baru satu kampus. Ini Universitas Tadulako saya belum bisa kontak hari ini, mati semua saya nggak bisa kontak semua yang ada di Palu,” ujarnya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB) masih terus melakukan evakuasi dan pendataan terhadap korban gempa di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah. Tercatat sampai berita ini diturunkan sudah tercatat sebanyak 384 orang meninggal dunia di Palu.

Data tersebut belum termasuk yang meninggal di Donggala karena belum dapat teridentifikasi oleh BNPB yang belum dapat melakukan komunikasi.

Komentar

Rekomendasi

Masa Darurat Covid-19, Kemendikbud Dorong Pemda Terapkan PPDB Daring

Pushidrosal Minta Warga Waspadai Cuaca Ekstrem di Perairan Samudera Hindia

Mobil Bantuan BNPB Dialihkan ke Luar Surabaya, Risma: Kalau Mau Boikot Jangan Gitu Caranya

Nihil Kasus Baru Corona, Gubernur Kalbar Izinkan Warga Salat Berjamaah di Masjid

Gegara Video Polisi Siksa Pria Kulit Hitam hingga Tewas, Warga Amerika Rusuh

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar