Minta Oknum Pengancam Rizieq Shihab Dipenjara, PA 212: Kalau Tidak Masyarakat Marah

PA 212
Wakil Sekjen PA 212 Novel Bamukmin. (Minenews.id)

Terkini.id, Jakarta – Persaudaraan Alumni (PA) 212 menanggapi soal video viral yang memperlihatkan seorang anggota polisi mengancam akan memenggal kepala Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin meminta agar pihak kepolisian segera memecat dan memenjarakan oknum anggota polisi tersebut.

Ia menilai, oknum polisi tersebut telah menyebar kegaduhan dan provokasi di tengah masyarakat.

“Segera Polri copot dan pecat itu oknum yang menyebar kegaduhan provokasi. Jelas jauh dari jalur aturan polri. Segera penjarakan oknum tersebut,” kata Novel, Jumat 4 Desember 2020 seperti dikutip dari Cnnindonesia.com.

Menurutnya, jika polisi tak memecat dan memenjarakan oknum itu maka pihaknya khawatir hal itu bisa membuat masyarakat marah.

Menarik untuk Anda:

“Karena kalau tidak, bisa memancing kemarahan masyarakat,” ujar Novel.

Sebelumnya, viral sebuah video yang memperlihatkan seorang oknum polisi mengancam akan memenggal kepala Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.

Video tersebut dibagikan pengguna Youtube Hendri Official. Dalam video itu, tampak oknum polisi berinisial H itu menyebut FPI sebagai organisasi preman.

“Akhir-akhir ini kita melihat ada organisasi yang bergaya preman. Bergaya jagoan. Bahkan bak seorang juara yang tidak ada tandingannya, kita semua paham siapa mereka FPI,” ujar H dalam video itu.

Pria diduga asal Pekalongan tersebut juga menceritakan pengalamannya saat berurusan dengan anak petinggi FPI yang ditilang lantaran melanggar lalu lintas di Pos Monumen Pekalongan kota.

Ia pun mengungkapkan, saat itu si anak petinggi FPI tersebut tak terima ditilang dan memanggil sejumlah massa sebanyak 50 orang untuk menggeruduk pos polisi tersebut.

Pria itu pun mengaku hingga saat ini masih membenci FPI lantaran aksi radikal dan preman yang kerap dilakukan ormas Islam tersebut.

“Kurang lebih sembilan orang tak pukulin, tergeletak satu. Sampai sekarang pun saya masih benci sama FPI karena gayanya radikal dan preman,” tuturnya.

Ia pun lantas bersumpah bahwa dirinya akan memenggal kepala Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab.

“Demi Allah Rasulullah, saya siap menyembelih lehernya Rizieq, mencukil matanya, atau membabat kakinya,” ungkapnya.

Oknum polisi dalam video itu juga mengaku tak takut dan gentar dengan FPI karena dirinya adalah anggota polisi.

“Saya tak gentar, karena saya seorang Polri tidak akan mundur sejengkal pun,” ucapnya.

Menanggapi video tersebut, Kasubag Humas Polres Pekalongan Kota melalui Instagram Humas_poldajateng menyampaikan bahwa pria berinisial H dalam video itu memang benar anggota Kepolisian Resor Pekalongan Kota.

“Kami atas nama Kepolisian Resor Pekalongan Kota menyampaikan bahwa yang ada di video tersebut adalah benar anggota Polres Pekalongan Kota. Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” tulisnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Sebut Kiamat Sudah Dekat, Ketua MUI: Banyak Anak Menggugat Bahkan Memperbudak Orangtua

Pimpin MES, Erick Thohir Punya Perjuangan Panjang yang Berpihak pada Umat

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar