Mirip Kisah FTV, Sejoli Ini Awalnya Musuhan Lalu Berakhir di Pelaminan

Terkini.id – Sebagian besar masyarakat Indonesia pasti sudah pernah menyaksikan serial FTV. Film pendek yang selalu tayang di salah satu stasiun TV ini kerap menyuguhkan cerita romansa antar sepasang kekasih.

Cerita FTV tersebut biasanya dimulai dari kisah kebencian antara seorang wanita dan seorang pria, meskipun pada akhirnya keduanya saling jatuh cinta.

Memiliki rasa benci atau tidak suka terhadap seseorang memang merupakan sesuatu yang wajar. Rasa benci datang bisa disebabkan beberapa faktor. Mulai dari tampilan, kelakuan, hingga sikap seseorang yang mungkin kurang sreg di hati.

Bagi Anda yang pernah membenci seseorang khususnya lawan jenis, pasti pernah diberi saran oleh sahabat Anda agar jangan menyimpan dendam. Lama-lama nanti malah tumbuh rasa cinta. Dari yang awalnya benci malah jadi cinta.

Ternyata hal itu bukanlah isapan jempol semata, tapi secara nyata dialami oleh wanita cantik, Luvi Yulia Putri. Luvi dulunya pernah memusuhi seorang lelaki saat dirinya masih bersekolah.

Baca juga:

Namun setelah menyelesaikan sekolahnya, takdir berkata lain. Bukan menjadi musuh abadi, namun pria yang dibencinya itu kini malah jadi suaminya.

Pelaminan
Luvi Yulia Putri dan suaminya. (foto: Facebook Luvi Yulia Putri)

Dilansir dari brilio, Luvi membagikan kisah cintanya lewat postingan di akun Facebook miliknya, Luvi Yulia Putri.

Dalam caption postingannya, Luvi menceritakan awal mulanya berkenalan dengan seorang pria bernama Adi yang menimba ilmu di sekolah yang sama dengan dirinya.

Menurut pengakuan wanita cantik ini, ia memiliki rasa tidak senang kepada Adi sehingga memusuhinya. Tapi rasa benci yang ia miliki lama-lama malah berubah jadi benih cinta.

Tepat pada 21 Juli 2016, mereka berkomitmen untuk menjalin hubungan asmara. Tapi ternyata mereka harus menjalani cobaan paling berat dalam hubungan percintaan, yaitu LDR. Oleh karena suatu alasan, mereka menjalani hubungan jarak jauh selama satu tahun penuh.

Meski begitu, keduanya berhasil mempertahankan cintanya meski dijauhkan jarak, dan pada ada akhirnya keduanya menikah pada 21 Januari 2018 lalu.

Pelaminan
Postingan Luvi di akun facebook miliknya. (foto: Facebook Luvi Yulia Putri)

Berikut curhatan Luvi di akun Facebook miliknya.

Kami adalah mantan LDR yg cukup lama(bagiku), berkenalan pada masa lalu, dan jatuh cinta di facebook ini, dulu kami musuh, walau lebih tepatnya saya yg memusuinya. kami dulu satu sekolah, sering memandang tp tak pernah saling memiliki, kami berkenalan secara resmi pada Januari 2016, dan saling memegang komitmen pada 21 juli 2016, kami LDR selama satu tahun full tanpa bertemu langsung, hanya chat dan vical dan Alhamdulilah kami saling mengikat janji pernikahan pada tanggal 21 Januari 2018, aku tau bagaimana rasa LDR itu, ketika kangen ketika marah ketika capek hanya bisa di tulis lewat pesan atau berbicara di telfon, tapi asal kalian tau, rasa dari pertemuan LDR yg cukup lama begitu indah, begitu membuat jantung senam poco2 dan yg paling penting, adalah rasa bangga karna bisa mempertahankan kesetiaan tanpa bernah berpisah satu kalipun, indah memang, tp LDR yg begini hanya bisa di lakukan oleh orang yg benar2 sudah dewasa, bukan yg berpura-pura sudah dewasa, jadi untuk kalian yg sekarang LDR, semangattt. hari indah itu pasti datang, asal komitmen tetap terjaga. salam dari kami mantan LDR,” tulisnya di akun Facebook miliknya.

Curhatan bahagia Luvi sontak jadi viral di Facebook. Banyak warganet yang salut dengan kisah cinta keduanya. Hingga saat ini postingan Luvi telah dibagikan sebanyak 73.400 kali oleh warganet.

Komentar

Rekomendasi

Cara Unik Dokter di Makassar Cukur Rambut di Tengah Pandemi Covid-19

Tinggal di Gubuk Reot, Daeng Sialle Sekeluarga Butuh Uluran Tangan

Universitas Kebangsaan Malaysia, Setengah Abad Perguruan Tinggi untuk Memartabatkan Bahasa Melayu

Pandemi Covid-19, Kajati Sulsel dan BNI Kunjungi Warga Kurang Mampu

Demi Kuliah Daring, Mahasiswa Ini Berinisiatif Membuat Rumah Pohon

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar