MK Tolak Semua Gugatan Sengketa Pilkada di Sulsel

Mahkamah Konstitusi

Terkini.id — Semua permohonan gugatan sengketa Pilkada di Sulsel ditolak oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Gugatan yang ditolak di antaranya, gugatan pasangan Calon Walikota Makassar, Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) dan Moh Ramadhan Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi).

Pasangan Calon Bupati Sinjai, Takyuddin Masse-Mizar Roem, pasangan Calon Bupati Bantaeng Andi Sugiarti Mangun Karim-Andi Mappatoba, pasangan Calon Walikota Palopo Ahmad Syarifuddin-Budi, dan Pasangan Calon Walikota Parepare Andi Faisal-Asriady Samad.

Khusu putusan Appi-Cicu, MK saat dibacakan putusan, Anwar Usman didampingi oleh 8 hakim MK lainnya yakni, I Dewa Gede Palguna, Manahan MP Sitompul, Maria Farida Indrati, Aswanto, Arief Hidayat, Suhartoyo, dan Saldi Isra. secara tegas menyatakan tidak dapat menerima gugatan Appi-Cicu.

MK menolak gugatan Appi-Cicu, salah satunya terkait selisih ketentuan pengajuan permohonan sengketa Pilwalkot Makassar. Di mana disebutkan, jumlah penduduk Kota Makassar adalah 1.663.479 jiwa dengan selisih 0,5 persen atau 2.825 suara untuk syarat gugatan.

Sementara, perbedaan suara Appi -Cicu dengan kolom kosong adalah 36.550 suara, atau lebih dari syarat 2.825 suara. “Lebih dari 2.825 suara,” ujar Anwar Usman.

Baca :Suara Kolom Kosong "Terancam" Dibatalkan, KPU: Itu Menghilangkan Hak Pilih Masyarakat Makassar

Sedangkan, pasangan DIAmi yang menggugat lantaran menganggap KPU Kota Makassar, tidak melaksanakan perintah Panwaslu untuk mengembalikan status DIAmi sebagai paslon yang akan bertarung di Pilwalkot Makassar.

Namun MK secara tegas menolak permohonan gugatan DIAmi.

Sementara, permohonan gugatan Takyuddin Masse-Mizar Roem juga ditolak. Dikarenakan pemohon tidak menghadiri persidangan.

“Dengan demikian mahkamah berpendapat pemohon tidak bersungguh-sungguh dengan pemohonnya sehingga permohonnya dinyatakan gugur,” ujar Ketua MK Anwar saat membacakan putusan.