MK Tunda Sidang Gugatan UU KPK, Ini Alasannya

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
Hakim Mahkamah Konstitusi RI (Sumber: cnnindonesia.com)

Terkini.id, Jakarta Sidang uji materi UU KPK baru ditunda oleh Mahkamah Konstitusi karena pihak pemerintah belum siap memberikan keterangan dan pihak DPR tidak hadir memberikan keterangan.

Seperti yang dilansir dari cnnindonesia.com, Purwoko selaku perwakilan dari Kementerian Hukum dan HAM mengatakan bahwa kami telah menyampaikan surat penundaan untuk pembacaan keterangan Presiden. “Kami masih perlu berkoordinasi dan konsultasi dengan pimpinan”, ungkap Purwoko di hadapan hakim di ruang sidang MK, Jakarta, pada hari Selasa, 14 Januari 2020.

Berdasarkan urutan persidangan di MK, umumnya sidang akan dilanjutkan dengan mendengarkan keterangan saksi dan ahli, termasuk dari pemerintah dan DPR setelah sidang pemeriksaan pendahuluan dan perbaikan permohonan selesai.

Sidang akan kembali digelar pada tanggal 3 Februari 2020 setelah hakim memutuskan menunda rangkaian sidang dikarenakan pemrintah tidak siap. Arief Hidayat selaku Hakim Anggota MK berharap agar pemerintah dan DPR dapat hadir dan memberikan keterangan.

“Sidang ditunda 3 Februari 2020 dengan acara mendengar keterangan DPR dan Presiden. Mudah-mudahan pemerintah dan DPR sudah siap”, terang Arief Hidayat yang dikutip dari cnnindonesia.com.

Isi gugatan salah satunya berasal dari Pimpinan KPK Periode 2015-2019, yakni Agus Rahardjo,dkk. Sedangkan gugatan lainnya berasal dari masyarakat umum. Semuanya ada tujuh gugatan terkait UU KPK yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi.

Gugatan diajukan oleh 13 orang pegiat antikorupsi, termasuk Agus Rahardjo dengan mengatasnamakan sebagai koalisi masyarakat.

Terkait gugatan yang diajukan, pada sidang perbaikan sebelumnya, Agus dan kawan-kawan diminta untuk memperjelas kedudukan hukum atau legal standing dari gugatan tersebut, serta memaparkan alasan kerugian yang dialami dari revisi UU KPK baru..

Komentar

Rekomendasi

Ada Apa, Malam Hari Wakapolda Sulsel Di Posko Pemakaman Korban Dugaan Covid-19 Dikabupaten Gowa,

Puskesmas Minasa Upa Intens Galakkan Pencegahan Covid-19 pada Masyarakat

Dukung Program 1000 Masker Gratis, Jurusan Perbankan Syariah UIN Alauddin Kunjungi Rumah Jahit IZI Sulsel

Gelar Kajian Online Via WA, HMJ KPI Unismuh Makassar Mengangkat Tema Ini

Bersama Baznas Provinsi Sulawesi Selatan, Relawan Pendidikan Baznas Kembali Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Lindungi Personel dari Covid-19. Bekangdam XII/Tpr Bagikan Masker dan APD

Melalui Rekomendasi WHO, Pemerintah Himbau Masyarakat Pakai Masker Saat Beraktivitas di Luar Rumah

Bhabinkamtibmas Kelurahan Sungguminasa Aktif Sambang Warga Binaannya

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar