Modus Memberikan Uang, Tetangga Sendiri Usia 7 Tahun Dicabuli

Terkini.id, JakartaSopir taksi diketahui mencabuli tetangga sendiri yang masih berusia 7 tahun hingga berdarah, dengan modus menyuruh membelikannya rokok. Lalu memberikannya sejumlah uang, Kamis 30 Juni 2022.

Seorang pria inisial AS (50) pada Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, rela mencabuli anak tetangganya sendiri yang masih beranjak 7 tahun. Peristiwa tersebut terjadi pada rumah pelaku di siang hari.

Pencabulan tersebut terjadi, Selasa 28 Juni 2022 yang lalu sekitar pukul 11.00 WIB. Awalnya korban telah mengadu ke kakaknya yang sementara berada di dalam kamar.

Baca Juga: Siswi SMPN 46 Jaksel Ditegur Karena Tidak Pakai Hijab, Kepala...

“Nah pas sudah ke sini, aku keluar dari kamar mandi, dia gini, ‘Ibu, ibu, punya aku berdarah’,” sebut ibu korban inisial N kepada wartawan dilansir dari detiknews, Kamis 30 Juni 2022.

Lalu, N bertanya ke anaknya apa yang telah terjadi, akan tetapi korban malah menangis. Tidak lama kemudian, Ia bercerita tentang tetangganya yang melakukan pencabulan tersebut.

Baca Juga: Pelecehan di Angkot, Korban Imbau Penumpang Lain: Hati-Hati Mba

“Emosi aku. Terus mau ke sana bingung, ke sini bingung. Akhirnya tetangga, coba dilihat dulu. Dilihat emang. Jadi sudah, telepon bu RT, bu RT datang kita ke polsek. Dari Polsek langsung disuruh ke Polres,” cerita N.

Kemudian setelah bertanya ke sejumlah tetangga. Pria yang berprofesi sebagai sopir taksi tersebut diduga juga melakukan pencabulan pada anak lainnya.

“Ternyata pas ada berita anak saya kena begini, ada salah satu anak di sini bilang, orang aku juga pernah dilihatin punya kemaluannya si A. Terus suruh pegang-pegang. Ada anak salah satu di sini tetangga,” jelas N.

Baca Juga: Pelecehan di Angkot, Korban Imbau Penumpang Lain: Hati-Hati Mba

“Pelaku berusia 50 tahun, tetangga sendiri,” lanjutnya.

N merasa bahwa anaknya selalu bermain ke rumah AS dan juga diberi sejumlah uang. Terkadang AS juga selalu menyuruh korban buat membelikan rokok.

“Kadang disuruh sama dia beli rokok. Cuma orang kan beli rokok paling dikasih Rp 2 ribu, ini nggak wajar. Kadang dikasih Rp 7 ribu, kadang dikasih Rp 12 ribu. Kalau adiknya yang disuruh Rp 2 ribu doang, tapi khusus dia Rp 7 ribu, Rp 12 ribu,” sambungnya.

Peristiwa tersebut telah dilaporkan ibu korban ke Unit PPA Polres Metro Jakarta Selatan. Di samping itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit akan menyelidiki kasus tersebut.

“Akan dilidik,” imbuhnya Ridwan.

Bagikan