Momen Pilu Suami Pukul-pukul Mobil Penabrak Istrinya yang Hamil Hingga Tewas

Screenshot momen bumil tertabrak mobil di Palmerah, Jakarta, Sabtu 22 Februari 2020 lalu.(ist)
Screenshot momen bumil tertabrak mobil di Palmerah, Jakarta, Sabtu 22 Februari 2020 lalu.(ist)

Terkini.id, Jakarta – Peristiwa pilu dialami seorang suami di daerah Palmerah Jakarta Barat, pada Minggu Sabtu 22 Februari 2020.

Istri suami tersebut, yakni SR (26) tertabrak mobil saat sedang hamil 5 bulan. Di depan suaminya sendiri. Janin yang dikandungnya pun ikut tewas.

Padahal, pasangan suami istri tersebut sedang menanti anak pertamanya setelah 5 tahun menjalani pernikahan.

Peristiwa tersebut menjadi kisah pilu setelah diceritakan oleh netizen di media sosial.

Melansir dari akun instagram viralterkini99, perempuan tersebut tertabrak saat pulang dari bengkel mobil tempatnya bekerja. Suaminya, saat itu menunggu SR di seberang jalan menggunakan motor.

Lalu, saat menyeberang jalan, tiba-tiba mobil yang dikendarai seorang ibu berinisial FMS langsung menabraknya. FMS diketahui sedang belajar mengemudikan mobil. Saat itu, diketahui FMS salah menginjak rem.

“Waktu si bumil (korban) ini mau nyeberang si mobil tuh masih diem gak jalan. Eh, pas (korban) di tengah-tengah jalan mobil itu jalan (sempet berhenti tuh si mobil tapi dia refleks mau injak rem malah injak gas) ya auto nabrak. Sampai si bumil terpental dan bagian paha sobek parah,” kata warga yang menceritakan tentang korban.

Sang suami, kemudian syok melihat peristiwa itu hingga memukul-mukul bagian kaca mobil.

Polisi menyebutkan, membenarkan, pelakunya adalah seorang ibu-ibu berinisial FMS saat itu sedang belajar menyetir

“Iya itu pelakunya lagi belajar mobil, baru dua kali bawa mobil,” kata Kasat Lantas Jakarta Barat Kompol Hari Atmoko dikutip dari detikcom, Kamis (27/2/2020).

Hari mengatakan, pihaknya telah menetapkan FMS sebagai tersangka. Polisi masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kejadian itu.

“Sudah tersangka,” kata Hari.

Hari menambahkan, pelaku tersebut sejauh ini belum ditahan. Sebab, polisi masih mengumpulkan bukti-bukti terkait kejadian itu.

“Iya pasti ditahan nanti,” kata dia.

Secara terpisah, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar mengatakan, bahwa kecelakaan maut itu disebabkan pelaku salah menginjak pedal gas. Mulanya, mobil itu sedang berhenti hingga pelaku mengemudikan mobilnya beberapa saat setelah korban melintas di depannya.

“Kemudian maksud pelaku hendak menginjak rem, ternyata yang diinjak adalah pedal gas,” ujar AKBP Fahri.

Mobil pun menyeruduk korban hingga beberapa meter. Korban terjepit di antara mobil dan tiang listrik.

“Selanjutnya pelaku bersama saksi membawa korban ke RS Bhakti Mulya Slipi untuk diberikan pertolongan,” tutur Fahri.

Saksi mata, Ansor menyebutkan, saat itu korban baru pulang bekerja di sebuah bengkel di dekat lokasi kejadian. Korban saat itu menyeberang untuk menemui suaminya yang sedang menunggunya di dekat mobil. Ansor juga bekerja di bengkel tempat korban bekerja.

Pada saat bersamaan, mobil pelaku sudah berhenti di lokasi. Menurut Ansor, pelaku saat itu sedang belajar mengemudi ditemani suaminya. Ansor menduga demikian, karena terlihat suami pelaku seperti sedang mengarahkan posisi pedal kepada pelaku.

“Itu lagi belajar. Dari pot (di lokasi terdapat pot bunga, red) ini setelah dari pot itu lakinya turun, alihan tempat, ganti sopir. Tapi kan ini (pelaku) belum bisa. Lama parkir di situ tuh kayak ngasih tahu ‘koplingnya ini, anunya ini… ini…’ setelah itu turun,” tutur Ansor di lokasi kejadian.

“Orang itu baru pertama kali mau belajar itu harusnya kalau orang punya pikiran ya harusnya ‘Mas ini jalan kecil kalau ada apa-apa ngeri’, mending di lapangan atau di mana. Lakinya juga bodoh nggak sadar ‘oh iya bahaya’ harusnya gitu,” sambungnya.

Selang beberapa saat, korban keluar dari bengkel tempatnya bekerja. Dia lalu berjalan kaki menyeberang ke arah mobil pelaku.

“Mungkin habis itu almarhumah buka pintu keluar dari situ jalan nyeberang. Kan suaminya nunggu di sini sambil nunduk main HP,” ucap Ansor.

Beberapa langkah mendekati sang suami, tiba-tiba korban diseruduk mobil pelaku dari belakang. Korban terseret hingga terjepit ke tiang listrik, sedangkan suaminya terpental.

“Motornya ini mental ke pintu gerbang (rumah warga) ini, kalau gerbang nggak buka suaminya juga mungkin mati karena keseret sama motornya,” ucapnya.

“Terus ceweknya ini (korban) harusnya lari ke kanan, mungkin selamat. Tapi kan dari belakang nggak tahu, habis nyeberang kan langsung dihantam, keseret terus berhenti karena nubruk tiang listrik. Karena ada tiang listrik jadi kehimpit,” sambungnya.

Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian berdatangan. Selanjutnya korban dilarikan ke rumah sakit. Peristiwa ini sempat terekam CCTV. Dalam rekaman CCTV terlihat kabel tiang listrik yang ditabrak mobil sampai goyang.

Ansor menuturkan bahwa korban sedang hamil anak pertama setelah 5 tahun menikah dengan suaminya. Korban dan janinnya dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (23/2) lalu. Jenazah korban dimakamkan di kampung halamannya di Pati, Jawa Tengah.

Komentar

Rekomendasi

Pria Sidrap Bunuh Istri Sirinya karena Cemburu, Mayat Dibungkus Karung

Negara Ini Simpan Jenazah Pasien Corona di Dalam Kulkas, Ini Alasannya

Tiga Bocah di Bandung Barat Sempat Terlantar di RS karena Kedua Ortunya Terpapar Corona

NU dan Muhammadiyah Imbau Salat Tarawih dan Idul Fitri di Rumah Saja, Tiadakan Halal-bihalal

Terus Bertambah, Jumlah Pasien Sembuh Corona di Sulsel Jadi 35 Orang

Corona Mengalir Sampai Jauh, Ini 15 titik Penyebaran Covid-19 di Indonesia yang Perlu Anda Tahu

Tak Ada APD, Perawat Ini Terpaksa Komunikasi dengan Pasien Lewat Grup WA

BMKG Rilis Kondisi Suhu dan Kelembaban Udara yang Disukai Virus Corona

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar