Mumi anak Firaun ditemukan menganga, seakan menjerit kesakitan

Mumi anak Firaun ditemukan menganga, seakan menjerit kesakitan. (Foto/ntd.tv)

Terkini.id, Kairo – Museum Mesir di Kairo memamerkan mumi dengan pose yang sangat tak lazim. Mulut mumi tersebut menganga seolah-olah sedang menjerit. Hingga saat ini misteri mulut menganga mumi itu masih menjadi misteri.

Mumi bernama Pangeran Pentawere ini menjadi daya tarik bagi pengunjung dan ilmuwan.

Dilansir dari Live Science, tak hanya pose mulutnya, beberapa ilmuwan menyebut, mumi tersebut ditemukan dengan tata cara pemakaman yang tidak benar. Selain itu, tak ada cairan balsem untuk mengawetkan tubuhnya.

Orang-orang yang menguburnya lalu membungkus tubuhnya dengan kulit domba, sebuah bahan yang dianggap penting oleh orang Mesir kuno.

Mumi Pentawere, anak lelaki Firaun. (Foto/ Live science)

Seseorang menempatkan mumi Pentawere di dalam tembolok mumi lainnya di sebuah makam Deir el-Bahari.

Menarik untuk Anda:

Mengenai bentuk mulut menganga itu, ilmuwan belum dapat memberi kepastian. Apakah ada orang yang sengaja membuat mulut Pentawere menganga atau karena kesakitan.

Pentawere merupakan anak lelaki Firaun Ramses III. Dalam catatan ilmuwan, dia disebut pernah berusaha membunuh Ramses III.

Pentawere diadili karena terlibat pembunuhan Ramses III. Berdasarkan Manuskrip Kuno Papirus Yudisial Turin, Pentawere disebut sebagai dalang utama perisitwa pembunuhan pada 1155 Sebelum Masehi itu.

Mumi Pentawere. (Foto/Sciency Thoughts)

Di dalam persidangan, Pentawere diselamatkan ibunya, bernama Tiye. Pentaware selamat dari putusan pengadilan, tetapi dia akhirnya memutuskan bunuh diri.

Keputusannya bunuh diri inilah yang kini menjadi perdebatan para sejarawan. Belum jelas, apakah Pentawere tewas karena gantung diri atau menenggak racun, atau kombinasi keduanya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Kerennya Cara Silvany Pasaribu Menjawab Tuduhan Delegasi Vanuatu soal Pelanggaran HAM di RI

Meninggal saat Mencuri, Jenazah Wanita Ini Diangkut Pakai Motor

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar