Nama mantan Gubernur Sulbar kerap dicaplok untuk modus penipuan

Mantan Gubernur Sulawesi Barat, Anwar Adnan Saleh. /ist

TERKINI.id — Mantan Gubernur Sulawesi Barat, Anwar Adnan Saleh mengaku, namanya kerap dicaplok untuk modus aksi penipuan.

Bahkan hampir tiap Minggu, ada saja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kantor Gubernur Sulbar menelponnya, seakan-akan dirinya meminta uang.

“Hampir tiap minggu dan bahkan penipu-penipu jual nama saya. Ini mungkin terjadi karena selama 2 periode jadi gubernur, dia tahu saya pensiun relatif tidak punya uang karena tidak korupsi. OPD di Kantor Gubernur telepon saya seakan-akan saya sangat butuh uang. Padahal itu tidak benar,” ungkap Anwar melalui sambungan telepon.

Olehnya itu ia berpesan agar masyarakat lebih berhati-hati jika ada nomor yang tidak dikenal meminta pulsa maupun sejumlah uang.

Sebelumnya, Redaktur salah satu media cetak di Makassar, Nasrun Nur nyaris menjadi korban penipuan bermodus mengatasnamakan Mantan Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh guna melancarkan aksinya untuk meminta pulsa.

Kepada Makassar Terkini, Nasrun menceritakan kronologisnya, awalnya ia disapa melalui SMS dari nomor 08126469792. “Siang pak Nas,lg dimanakah masih sibuk gak,” isi SMS. “Mss di rumah,” jawab Nasrun membalas SMS itu.

Pelaku kembali mengirimkan SMS dan mengaku sebagai Mantan Gubernur Sulbar. “Ini no pribadi sy. H.Anwar Adnan Saleh,”

Ketika itu Nasrun, terkejut karena pelaku mengaku sebagai Anwar Adnan Saleh dengan nomor yang baru. Padahal dia masih menyimpan nomor telepon Anwar.

“Saya kaget ketika dia mengaku sebagai pak Anwar, tetapi saya tetap balas. Oh siap kanda.. apakabar, semoga sehat selalu. Saya masih menyimpan tiga nomor telpon ta, tabe. Seperti itu,” kata Nasrun.

Kecurigaan itu belum muncul, sebab pelaku mengajaknya untuk pertemuan perencanaan ke rumah almarhum Mantan Wakil Gubernur Sulsel, H Amri Sanusi di Jalan Urip Sumiharjo, Kecamatan Mamuju, Sulawesi Barat.

“Tetapi saya membalas. Saya ini di Makassar, kalau ada pertemuan seperti itu, nanti saya kabarkan wartawan yang bertugas di Sulbar supaya bisa dibackup pemberitaannya,” ungkap Nasrun.
Tidak lama itu, pelaku kembali mengirim pesan dengan meminta pulsa 300 ribu.

“Jika gk ngerepotin tlg adik handa bantu saya sebentar talangi saldo pulsa simpati 300 rb untuk no bpk Hadi, Harun dan Hamzah. Setelah adinda isikan pls ke beliau2, segera adik handa merapat ke alamat yang saya tentukan. 081283577027. 081327957799. 082294196301.

Sekalian ke no sy jg. Skali lg maaf sy sd merepot kan adik anda,” isi SMS minta pulsa. Nasrun pun menaruh kecurigaan terkait isi SMS yang meminta pulsa.

“Masa mantan gubernur minta pulsa sama saya. Saya tidak gubris lagi sms itu. Bahkan saya sempat ditelpon dan sempat bicara sebentar, lalu saya matikan karena saya anggap penipuan ini. Karena sayat tahu persis suaranya pak Anwar karena saya tiga tahun bertugas di Sulbar,” ujarnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini