Olahraga Gateball Akan Jadi Ajang Eksebisi di Porda Pinrang

Satria Madjid. /Nasruddin

Terkini.id — Olahraga Gateball mungkin belum familiar di telinga banyak orang, namun olahraga ini akan di eksibisi pada perhelatan Pekan Olahraga Daerah (Porda) di Kabupaten Pinrang, pada Bulan September 2018.

Ketua Panitia Getboll Porda Pinrang, Satria Madjid mengatakan, Gateball merupakan olahraga baru yang dipopulerkan di Jepang. Olahraga ini baru masuk di Sulsel sejak 2013 lalu, namun saat ini sudah terbentuk pengurus provinsi dan 11 kabupaten/kota se-Sulsel.

“Olahraga ini baru tapi mulai diminati. Karena ada strategi dan taktik dalam permainan,” kata Satria di Makassar, Minggu 16 September 2018.

Meski Gateball masih terbilang baru, namun akan diikuti sebanyak 160 atlet dari 12 kabupaten/kota yang mengikuti eksibisi Gateball pada Porda Pinrang nantinya.

Lima kategori yang akan dipertandingkan yaitu, regu campuran, triple campuran, double campuran dan single putra dan putri.

“Semua persiapan sudah dilakukan oleh panitia, mulai dari medali emas, lapangan, wasit hingga perlengkapan lainnya kita persiapkan,” umbar Bendahara Partai Demokrat Sulsel ini.

Ia berharap, dengan digelarnya Gateboll di Pinrang diharapkan dapat memunculkan bibit-bibit baru untuk kejuaraan lebih tinggi kedepannya.

“Bahkan PON di Papua 2020 itu sudah dipertandingkan.” pungkasnya.

Komentar

Rekomendasi

PUMA Luncurkan Spark Pack, Berikut Pilihan Warna dan Harganya

Simak Cerita Pembalap Manual Tech KYT Kawasaki Andi Muhammad Fadly

Kawasaki Motor Akan Gelar Meet and Greet Bareng Juara ARRC 2019

27 Cabor Sulsel Lolos PON Papua 2020, Target 30 Cabor

Rela Kehilangan Emas Demi Tolong Atlet Indonesia, Ini Dia Sosok Roger Casugay

Di Tengah Duka Kehilangan Ayah, Atlet Wushu Edgar Xavier Tetap Raih 2 Emas

BRILian Run Surabaya Series Diserbu 10 Ribu Runners

Dituduh Tidak Perawan, Atlet Senam SEA Games Indonesia Dipulangkan Paksa

KONI Sulsel Usulkan Hibah Rp20 Miliar Untuk PON Papua 2020

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar