Opini: Millenial Menjemput Desember 2020

“Yang muda jangan banyak bicara !” Mungkin kalimat tersebut sering terlontarkan dari para orang tua terhadap kaum millenial atau yang disebut juga anak muda jika berbicara persoalan penting yang menyangkut kemaslahatan ummat, tak terkecuali menyoal pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Di tengah-tengah wabah Covid-19 masih melanda Indonesia beberapa daerah di tanah air dijadwalkan akan menghelat pesta demokrasi bertajuk pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pilkada) pada Bulan Desember mendatang.

Salah satu daerah di Sulawesi Selatan yang akan menyelangarakan Pilkada yaitu Kabupaten Barru, Kabupaten dengan luas wilayah 1.174.72 dengan jumlah penduduk sebesar 162.985.

Kabupaten Barru memiliki daftar pemilih tetap (DPT) 128.740 pemilih, dengan rincian 61.703 laki-laki dan 67.037 pemilih perempuan yang tersebar di 7 kecamatan pada tahun 2019 lalu.

Dari sekian banyak DPT yang dimiliki Kabupaten barru tentunya ada para kaum millenial yang menambah keseruan Pilkada yang dijadwalkan Desember mendatang tersebut.

Menarik untuk Anda:

Keseruan tersebut dipastikan akan memgundang para kaum millenial Barru untuk terjun dan terlibat aktif disetiap prosesi Pilkada tersebut dikarenakan  3 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang sudah mendaftar di komisi pemilihan umum (KPU) Kabupaten Barru masing-masih memiliki figur millenial.

Sosok tokoh millenial yang dipastikan akan maju bertarung di Pilkada Barru 2020 diataranya Andi Mirza Riogi yang mendampingi Suardi Saleh, Andi Salahuddin Rum yang mendampingi Malkan Amin serta Mudassir Hasri Gani yang berpasangan dengan Aksa Kasim.

Ketiga Paslon tersebut tentunya memiliki masing-masing tim pemenangan yang merekrut para kaum millenial Barru untuk ikut berjuang memenangkan pertarungan perebutan tahta kepemimpinan Barru.

Jika sang petahana Suardi Saleh-Andi Mirza Riogi (SS-Ogi) memiliki Sobat millenial serta kubuh Mudassir Hasri Gani- Aksa kasim (Macca) memiliki Teman Muda’Ta Maka dikubuh Malkan Amin – Andi Salahahuddin (Macora) memiliki jaringan pemuda macora (JPM) sebagai tim pemenangan dari kaum millenial.

Saatnya para pemuda Kabupaten Barru turut andil dalam penentuan pemimpin ditanahnya sendiri, bukan hanya sekadar ikut-ikutan memilih paslon saja serta bersikap apatis dengan kondisi demokrasi Barru.

Kaum millenial yang didominasi dari kalangan Pelajar dan Mahasiswa yang konon katanya disebut-sebut sebagai golongan pemilih cerdas tentunya harus menunjukkan kontribusi nyata demi kemajuan Barru dan itu bisa dimulai dari cara memilih pemimpinnya.

Kaum millenial tak mesti sungkan bertarung dengan golongan tua pundemikian ini adalah pertarungan gagasan dan strategi bukan persoalan siapa yang paling tua, agar pemimpin yang nantinya terpilih mau mendengar aspirasi dan kebutuhan ribuan pemuda Kabupaten Barru.

“Sebab Indonesia ditemukan dan diusahakan oleh para anak-anak muda, kalian pulahlah yang mestinya memperbaharui tanah air kita” Bgitulah pesan singkat Najwa Sihab untuk para pemuda di Indonesia.

Pemuda hadir bukan sebagai oposisi bagi pemimpin ataupun pemerintahan yang berkuasa melainkan mitra yang hadir dan siap membangun dan memajukan daerah tercinta.

Tentunya millenial Kabuputen Barru memgharapkan pemimpin yang mampu mempasilitasi keinginan ribuan pemuda kota hibridah, bukankah Barru memiliki sumber daya alam yang cukup melimpah yang tentunya dapat dikelolah dengan baik oleh para pemuda kita.

Pemuda Barru mengharapkan program pemerintah daerah yang mampu melibatkan keaktifkan dan kreatifitas para pemuda Barru bukan program yang itu-itu saja yang jauh dari partisipasi anak-anak muda.

Akhir kata penulis ingin menyampaikan kepada para pemuda diseluruh penjuru Kabupaten Barru selamat dan semangat berkompetisi memenangkan masing-masing Paslon dukungannya namun jangan saling mendiskriminasi.

“Meski tak sedarah tapi kita sedaerah”
Mari tunjukkan kualitas demokrasi Kabupaten Barru yang jauh dari anarkisme dan arogansi kubuh.
Kita pemuda….
Kita siap sukseskan Pilkada….

Penulis: Vanto Kun (Pemuda Kecamatan Pujananting)

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Hadapi Masalah dengan “Salaama”

Debat Calon Bupati-Wakil Bupati Bulukumba: Tanggapan Putra Daerah

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar