Otak-otak Ibu Sanny, Dulu Titip di Warung Kini Omzet Jutaan Perhari

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan

Terkini.id, Makassar – Menjadi sukses tentu dambaan semua orang. Namun meraihnya tentu saja tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ada waktu, tenaga, hingga pikiran yang diperjuangkan. Bahkan seringkali kita diperhadapkan dengan kegagalan demi kegagalan terlebih dahulu.

Hal tersebutlah yang pernah dialami oleh pemilik toko oleh-oleh khas Kota Anging Mammiri yang kini selalu ramai pelancong, Otak-otak Ibu Sanny.

Siapa sangka, sebelum menggeluti bisnis kuliner, dulunya Bu Sanny sapaan akrabnya, berkecimpung dalam bisnis salon kecantikan. Namun ujian datang ketika suaminya berpulang. Ia dibenturkan dengan masalah finansial.

Memiliki hobby masak tak disia-siakannya. Ia mulai membuat otak-otak. Diawali dengan menawarkan pelanggan salon hingga dititip di warung-warung makan.

“Dulu saya bikin 50 biji. Dititip di warung-warung kadang hanya laku empat sampai sepuluh. Di situ saya rasanya mau menyerah tapi teman-teman selalu mensupport dan bilang otak-otak buatan saya enak,” ujarnya usai menerima penghargaan Makassar Most Favourite (MMF) Culinary 2019 di MYKO Hotel and Convention Center, Kamis (5/12/2019).

Bahkan, Bu Sanny sampai rela beberapa kali mengantarkan orderan yang jauh walaupun sedikit. Tujuannya agar otak-otak buatannya dapat dicicipi dan dikenal oleh banyak orang.

Hadir sejak 2001, otak-otak Bu Sunny berhasil meraup untung hingga jutaan rupiah perharinya.

“Sebenarnya omzet kami agak turun sejak harga tiket naik dan bagasi yang terbatas. Dulu bisa sampai 15-20 juta perharinya. Tapi saya rasa inilah tantangan dalam dunia bisnis,” tambahnya.

Tidak sampai disitu, Otak-otak Ibu Sanny mencatatkan prestasi dengan meraih penghargaan MMF Culinary 2019 kategori otak-otak.

Komentar

Rekomendasi

Dukung Ketersediaan Stok PMI, Yonif R514 Gelar Donor Darah

Ini Arahan Wakapolres Saat Pimpin Apel Pagi Selasa 7/4/2020

Ada Apa, Malam Hari Wakapolda Sulsel Di Posko Pemakaman Korban Dugaan Covid-19 Dikabupaten Gowa,

Puskesmas Minasa Upa Intens Galakkan Pencegahan Covid-19 pada Masyarakat

Dukung Program 1000 Masker Gratis, Jurusan Perbankan Syariah UIN Alauddin Kunjungi Rumah Jahit IZI Sulsel

Gelar Kajian Online Via WA, HMJ KPI Unismuh Makassar Mengangkat Tema Ini

Bersama Baznas Provinsi Sulawesi Selatan, Relawan Pendidikan Baznas Kembali Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Lindungi Personel dari Covid-19. Bekangdam XII/Tpr Bagikan Masker dan APD

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar