Pacaran dengan Dua Brondong, Nenek 75 Tahun Dibunuh Setelah Disetubuhi

Ilustrasi pembunuhan

Terkini.id, Kediri – Kasus pembunuhan terhadap Nenek Sukimen (75) di sebuah kos, di kawasan Pasar Setono Betek, Kota Kediri, Jawa Timur menguak fakta baru yang sangat mencengangkan.

Pasalnya, perempuan paruh baya itu memiliki hubungan asmara dengan dua lelaki yang usia terbilang jauh lebih muda alias brondong.

Hubungan asmara tak lazim itu terungkap setelah polisi menetapkan dua tersangka bernama Dedi Asmawan (26) dan Ahmad Setiawan (25).

Dedi dan Ahmad diketahui telah menjalin hubungan asmara dengan Nenek Sukimen. Dedi memacari Sukimen selama 5 tahun.

Ia mulai berpacaran dengan korban sejak Sukimen putus dari Ahmad pada 2013 lalu. Selama pacaran, tiga bulan sekali mereka bertemu dan berhubungan badan layaknya suami-istri di kamar kos Sukimen.

Korban pun sering memberikan uang kepada pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan.

Sebelum menjalin cinta dengan Dedi, nenek pencari barang rongsokan itu terlebih dahulu berpacaran dengan Ahmad.

Pelaku mengaku kebablasan saat membunuh korban

Nenek
Dua pelaku pembunuh Nenek Sukimen, Dedi dan Ahmad

Pelaku mengaku awalnya tak berniat membunuh Sukimen. Setelah melakukan hubungan intim, Dedi mengaku kebablasan sehingga membunuh korban saat hendak mencuri perhiasan dan uang di indekos Sukimen. Aksi pembunuhan itu terjadi lantaran korban melakukan perlawanan.

“Saat itu tidak sengaja, tetapi kebablasan,” kata Dedi saat mengaku di hadapan petugas, Jumat 15 Februari 2019.

Kedua tersangka kini diringkus anggota Reskrim Polresta Kediri setelah melalui pengejaran selama dua minggu terakhir.

Tersangka Dedi terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kakinya karena berusaha kabur. Sementara Ahmad dibekuk tanpa perlawanan.

Atas perbuatannya itu, Ahmad dan Dedi dijerat Pasal 339 KUHP tentang kejahatan terhadap manusia, Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan atau Pasal 365 ayat (3) KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan matinya orang dengan ancaman pidana maksimal penjara seumur hidup.

Komentar
Terkini