Paduan Minuman dan Bahan Alami Ini Manjur Atasi Serangan Penyakit

Terkini.id, JakartaPaduan minuman dan bahan alami ini manjur atasi serangan penyakit. Tidak dapat dipungkiri jika kopi merupakan minuman ‘wajib’ bagi orang Indonesia di pagi hari selain teh. Secangkir kopi hangat di pagi hari diniscayai mampu menambah semangat guna menjalani aktivitas selama seharian.

Bahkan, pakar menuturkan perpaduan kopi dan kayu manis ampuh menjaga kesehatan tubuh dan membuat Anda terasa bugar sepanjang hari.

Minum kopi saat ini seolah sudah menjadi gaya hidup banyak orang, bahkan ada kesan minum kopi bikin hidup semakin keren.

Gaya hidup demikian membuat kita kurang memperhatikan aspek kesehatan yang ada pada kopi, salah satunya mampu menangkal radikal bebas.

Dokter Spesialis Gizi Klinik dr Christopher Andrian mengatakan, salah satu keuntungan mengonsumsi kopi hitam adalah kandungan antioksidannya. Dengan tambahan bubuk kayu manis, maka kadar antioksidan bisa semakin meningkat sehingga ampuh tangkal radikal bebas pemicu ragam penyakit.

“Ngomongin kopi aja udah ada antioksidan tinggi, tambah kayu manis di mana ada antioksidan besar. Kayu manis harus benar-benar asli, bukan perasa aja,” paparnya dalam acara Hidup Sehat, tvOne, Senin 27 Desember 2021.

Antioksidan sendiri sangat bermanfaat menangkal radikal bebas pemicu kanker hingga penyakit berbahaya lainnya. Dengan kombinasi keduanya, tubuh akan makin baik dalam mencegah paparan penyakit, terutama di era pandemi Covid-19.

“Dua ini dikombinasi berarti kandungan antioksidan makin tinggi. Untuk menangkal radikal bebas butuh antioksidan tinggi. Jadi kopi dan kayu manis bagus dan bisa tangkal radikal bebas,” imbuhnya.

Kendati demikian, Christopher mengatakan kopi juga mengandung kafein yang tingkat toleransinya berbeda pada setiap orang. Jika tidak terbiasa mengonsumsinya, dapat memicu jantung berdebar. Selain itu, penambahan pemanis lainnya juga patut diwaspadai.

Menurutnya, bagi yang memiliki penyakit diabetes harus membatasi intake atau asupan gula.

“Bagi yang sehat, juga tetap tidak berlebihan. Rekomendasinya kurang dari 50 gram per hari,” imbau Christopher.

Bagikan