Pakai plat palsu, pegawai Disnakertrans Jeneponto terjaring Operasi Zebra

Mobil milik ASN pegawai disnakestra Jeneponto terjaring operasi zebra/Syarief

TERKINI,id, JENEPONTO – Operasi Zebra yang digelar Satlantas Polres Jeneponto, hari ini, Selasa 14 Oktober 2017, benar-benar memberikan efek jera bagi pengendara yang melanggar aturan lalulintas.

Operasi Zebra yang digelar di Jalan Lanto Daeng Pasewang Kelurahan Balang Toa Kecamatan Binamu, tepatnya di depan masjid Agung Jeneponto itu menjaring 52 kendaraan, baik kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat.

Dalam Operasi Zebra itu, petugas menjaring mobil pribadi Toyota Kijang, yang dikemudikan oleh seorang pegawai negeri sipil di Disnakertrans Jeneponto bernama Abd. Rais, mobil tersebut dijaring karena diduga tidak memiliki surat kelengkapan kendaraan.

“Mobil tersebut menggunakan plat kendaraan palsu bernomor Polisi DD 1355 GC, dia beralasan plat aslinya ada di rumahnya,” kata Kasat Lantas Polres Jeneponto AKP Morens DN.

Kasat Lantas Polres Jeneponto, AKP Morens DN melanjutkan, bahwa selain melanggar undang-undang lalu lintas, pengemudi ini juga melanggar hukum pidana tentang pemalsuan.

“Ini sangat bisa merepotkan jika terjadi tindak pidana atau kecelakaan maka kita akan sukar melacaknya, ini untuk keamanan dia, yang tertera di STNKnya DD 1371 GE,” jelasnya.

Baca :Peringatan Nuzul Qur'an, Iksan harap masyarakat lebih tawadhu

Dimana sesuai UU LAJ nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, pengendara yang mengenakan plat palsu dikenakan pasal 280, yaitu denda paling banyak 500.000 atau kurungan dua bulan.

Penulissyarief