Pandangan islam terhadap fenomena fashion zaman now

Pandangan islam terhadap fenomena fashion zaman now. (Foto/Behijab.com)

Terkini.id, – Kehidupan zaman sekarang sangat identik dengan gaya hidup dunia barat yang selalu mengikuti kehidupan yang trend sesuai dengan perkembangan zaman misalnya saja gaya hidup berpakaian.

Di zaman sekarang ini yang populer dengan sebutan zaman now, mulai trend dengan gaya hidup syar’i. Para hijabers ramai bermunculan, remaja bergamis sudah banyak, kerudung syar’i dimana-mana. Namun gaya hidup berhijab dilakukan hanya karena tuntutan zaman bukan atas dasar syariah.

Padahal dalam islam manusia hidup dengan seperangkat aturan yang telah ditetapkan. Tuhan menciptakan manusia lengkap dengan buku panduan yaitu Alqur’an dan Sunatullah.

Berpakaian yang syar’i merupakan kewajiban bagi setiap muslimah yang telah balik dan tidak hanya dijadikan gaya hidup moderen yang suatu saat akan hilang seiring berjalannya waktu.

Tujuan berpakaian yang syar’i adalah sebagai pelindung kehormatan serta menandakan identitas sebagai seorang muslim bukan sebagai gaya hidup tampil keren.

(Foto/ils)

Cukup jelas diterangkan dalam alqur’an hukum tentang wajibnya berhijab bagi perempuan yang sudah balik. Dalam QS. An-Nur: 31 Allah berfirman:

Baca :Ini gaya berpakaian yang lagi tren, slumping

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ

Artinya: Katakanlah kepada wanita yang beriman “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya.”

Kemudian dilanjutkan dalam QS. Al-Ahzab: 59

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

Artinya: Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”.

Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

(Foto/ils)

Dikisahkan oleh Ummu ‘Athiyyah, “Pada dua hari raya, kami diperintahkan untuk mengeluarkan wanita-wanita haid dan gadis-gadis pingitan untuk menghadiri jamaah kaum muslimin dan doa mereka. Tetapi wanita-wanita haid harus menjauhi tempat shalat mereka. Seorang wanita bertanya:, “Wahai Rasulullah, seorang wanita di antara kami tidak memiliki jilbab (bolehkan dia keluar)?” Beliau menjawab, “Hendaklah kawannya meminjamkan jilbabnya untuk dipakai wanita tersebut.” (HR. Bukhari Muslim).

Baca :Begini cara merawat celana jeans agar tetap awet dan tahan lama

(Sumber: dilansir dari berbagai sumber)

PenulisJusmaindah