Makassar Terkini
Masuk

Paripurna Hak Angket DPRD Sulsel Diundur 24 Juni

Terkini.id — Rencana rapat paripurna dengan agenda pembahasan tindak lanjut hak angket yang akan digelar pada Kamis 20 Juni 2019 batalkan.

Hal itu dikarenakan, sejumlah pimpinan fraksi mengusulkan agar materi hak angket dibahas di tingkat fraksi. Selain itu, pengusul juga diminta untuk melengkapi materi hak angket.

“Sehingga pada hari ini, dua rapat paripurna yang membahas LKPJ dan hak angket ditunda ke hari Senin 24 Juni 2019,” kata Ketua DPRD Sulsel Moh Roem, usai memimpin rapat pimpinan bersama pengusul hak angket, Kamis 20 Juni 2019.

Selain itu, pada rapat pimpinan tersebut ada dua fraksi yang tidak hadir yaitu, Fraksi PDIP dan PKS.

“Kalau PDIP sedang menghadiri agenda partai di Jakarta, sedangkan PKS memang sejak awal menolak,” ungkap Politisi Partai Golkar Sulsel ini.

Sekedar diketahui, hak angket diajukan oleh sejumlah legislator DPRD Sulsel, karena menilai adanya beberapa kebijakan gubernur dan wakil gubernur yang terbilang fatal.

Ada lima poin alasan sejumlah legislator mengajukan hak angket seperti, serapan APBD 2019 yang sangat minim, kontroversi pelantikan pengangkatan 193 pejabat Pemprov yang sempat dianulir karena dinilai cacat administrasi, dan pencopotan Kepala Biro Pembangunan dan Pengadaan Barang dan Jasa Sulsel Jumras yang dilakukan oleh gubernur tanpa melakukan klarifikasi atau investigasi lebih mendalam terkait kesalahan/kekeliruan yang telah dilakukan yang bersangkutan.