Pasukan putra mahkota tangkap 11 pangeran Arab Saudi

Mohammed bin Salman (NewsPatrolling.com)

TERKINI.ID, ARAB SAUDI – Sedikitnya, sebelas pangeran Kerajaan Arab Saudi ditangkap saat berkumpul memprotes kebijakan penghematan di kerajaan tesebut, pada Sabtu 6 Januari 2017.

Dilansir dari CNN, menyebutkan, ke-11 pangeran tersebut meminta istana negara membatalkan dekrit terkait penundaan pembayaran tagihan listrik dan air kerajaan.

“Para pangeran juga menuntut kompensasi keuangan atas hukuman mati terhadap salah satu sepupu mereka. Mereka telah diberi tahu bahwa mereka telah mengambil pendekatan yang salah, tapi menolak untuk meninggalkan tempat. Perintah kerajaan dikeluarkan untuk menangkap mereka dan mengirimkannya ke Penjara Al-Hair sambil menunggu sidang peradilan,” kata Jaksa Agung Arab Saudi Saud Al-Mujib dalam sebuah pernyataan seperti dilaporkan Arab News, Sabtu kemarin.

Arab Saudi merupakan negara yang beberapa akhir-akhir ini melakukan penghematan anggaran, di antaranya melakukan pemotongan berbagai subsidi, penerapan pajak nilai tambahan (VAT) serta pemangkasan tunjangan bagi para anggota keluarga kerajaan.

Kabar penangkapan tersebut sebelumnya dilaporkan sabq.org. Laman itu melaporkan ke-11 pangeran itu berkumpul di sebuah istana kerajaan bersejarah, Qasr a-Hokm.

Menarik untuk Anda:

Petugas yang menangkap ke-11 pangeran tersebut merupakan bagian dari sebuah unit yang beranggotakan lebih dari 5.000 personel. Mereka terhubung dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Mohammad bin Salman merupakan sosok yang sedang memimpin gerakan reformasi, khususnya penghematan itu. Gerakan itu antara lain telah mengepung lebih dari 200 pejabat tinggi, termasuk sejumlah anggota keluarga kerajaan, yang dicurigai melakukan korupsi.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Menlu AS Mik Pompoeo Dukung Trump Tolak Kemenangan Biden dalam Pilpres

Presiden Berhentikan Menteri Mark Esper, Ini Penggantinya

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar