Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam 1440 H di Pangkep

Terkini.id, Pangkep – Kerlap kerlip obor beragam ukuran yang dibawa seribuan pemuda memecah gelap kota Pangkajene. Diiringi lantunan salawat, kaum muda Islam Pangkep mengikuti pawai obor menyambut tahun baru Islam 1440 H.

Para peserta berasal dari perwakilan sekolah mulai tingkat SD sampai SMA, remaja masjid, organisasi keagamaan dan kepemudaan. Selain itu komunitas motor juga ikut dalam pawai obor.

Ketua DPD II KNPI Kabupaten Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau mengatakan, kegiatan ini digelar untuk mengingatkan momentum tahun baru Islam yang jatuh pada Selasa besok (11 September). Selain itu pawai obor ini menjadi ajang silaturahmi sesama pemuda se Kabupaten Pangkep.

“Tujuannya yaitu mengingatkan, bahwa besok kita masuk 1 Muharram 1440,” kata Yusran.

Yusran menambahkan, dirinya berharap momentum tahun baru Islam ini menjadi waktu untuk interospeksi diri. “Harapan kita, semuanya semakin baik. Tahun baru menjadi ajang interospeksi diri untuk meningkatkan amalan kita semua,” ujarnya.

Usai pawai obor, peserta mendengar ceramah dari Dai Polda Sulsel Brigpol Hilal. Puluhan relawan dari Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sadakah Muhammadiyah (LaziSMu) Pangkep menggalang bantuan untuk korban gempa bumi di Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

 

Komentar

Rekomendasi

SGI Sulsel Gelar Festival Kepemimpinan Guru Indonesia

Muat 5 Penumpang, KM Lady Nathalia Alami Masalah Mesin di Perairan Togo-Togo Kalukuang

Bank Indonesia Dorong Petambak Tradisional Naik Kelas

Rekrut Anggota baru, IPPM Pangkep Koordinator UNM Gelar Citamas I

Ambulan Laut Tenggelam, Gubernur Sulsel Yakin Masih Bisa Diperbaiki

Ambulan Laut Tenggelam, Syahar Sebut Pemda Pangkep Tidak Bisa Mengelola Bantuan Pemprov

Pekan Aspirasi BPD Mattiro Uleng Berhasil Menggali Kebutuhan Kelompok Disabilitas

Pekan Aspirasi Desa Panaikang Disambut Bahagia Warga

Kelompok Disabilitas di Sulsel Butuh Layanan Pendidikan yang Inklusif

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar