PD Pasar Makassar Gandeng Kejaksaan Audit Semua Perjanjian Kerjasama

Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Pasar Makassar Raya Syafrullah.
Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Pasar Makassar Raya Syafrullah

Terkini.id, Makassar – Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Pasar Makassar Raya Roel Syafrullah telah menggandeng kejaksaan untuk meninjau ulang semua perjanjian kerjasama antara pemerintah kota dengan perusahaan pengelola pasar. Roel melihat banyak keganjilan dalam kerjasama.

“Merugikan pemerintah kota,” kata Roel kepada Makassar Terkini, Kamis 28 Februari 2019.

Roel mencontohkan, ada perjanjian dimana dari total seribu petak kios, pemerintah kota hanya mendapatkan hak kelola 30 kios. Dampaknya, pemerintah kehilangan potensi pendapatan miliaran rupiah.

“Kami sudah lapor kejaksaan, semua perjanjian kerjasama akan diaudit,” ungkap Roel.

PD Pasar membawahi 18 pasar di Kota Makassar. Pendapatan paling besar diperoleh dari retribusi dan biaya sewa kios.

Roel berharap peninjauan kerjasama bisa ditinjau ulang. Agar PD Pasar sebagai pengelola bisa memaksimalkan pendapatan.

“Pemerintah sebagai pemilik tidak boleh dirugikan,” katanya.

Oleh pemerintah kota, PD Pasar diminta menyetor dividen Rp 4 miliar tahun ini.

Selamatkan aset pemerintah

Langkah PD Pasar meninjau ulang kerjasama disebut sebagai upaya menyelamatkan aset pemerintah.

Roel mencontohkan, PT Kalla Inti Karsa (KIK) telah menyerahkan sertifikat hak pengelolaan lahan (HPL) Pasar Niaga Daya. Meski hak pengelolaan sampai tahun 2021.

PD Pasar meminta agar penyerahan HPL dipercepat agar bisa dimaksimalkan untuk pendapatan daerah. Dengan demikian, PD Pasar Makasssr Raya sudah memiliki tiga HPL pasar, yakni Pasar Niaga Daya, Pasar Terong, dan Pasar Baru.

Berita Terkait
Komentar
Terkini