Pedagang Ditetapkan Tersangka Padahal Korban Preman, Kapolsek Dicopot dari Jabatannya

Terkini.id, Jakarta – Kepolisian Daerah (Polda)  Sumatera Utara akhirnya mencopot Kapolsek Percut Sri Tuan Medan imbas penetapan tersangka seorang pedagang yang merupakan korban preman.

Sebelumnya, Polda juga telah mencopot Kanit Reskrim Polsek Percut Sri Tuan per tanggal 12 Oktober 2021.

Polda menilai, penyidik Polsek Percut Sei Tuan Medan, Sumatera Utara tidak profesional dalam menangani kasus pedagang membela diri atas tindak premanisme lalu dijadikan tersangka.

Baca Juga: Pantau Prokes Covid-19 di Pasar Maricaya, Jubir Presiden Puji Inovasi...

Atas kejadian tersebut, Polda Sumetara Utara bergerak cepat dengan mencopot Kanit Reskrim per tanggal 12 Oktober 2021. Selain Kanit Reskrim, Polda juga mencopot Kapolsek Percut Sei Tuan Medan AKP Jan Piter Napitapulu dari jabatannya.

“Per hari ini (Rabu, 13 Oktober), Kapolsek juga dicopot dari jabatannya,” kata Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak dikutip via VIVAnews, Kamis, 14 Oktober 2021.

Baca Juga: PD Pasar Sosialisasi ke Pedagang untuk Isolasi di Kapal Umsini...

Menurut dia, Kapolsek dinilai tidak profesional dalam menangani kasus tersebut. “Pencopotan Kanit Reskrim dan Kapolsek sebagai langkah pendalaman,” ungkap Panca.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono sebelumnya menyampaikan kasus yang viral pedagang membela diri atas tindak premanisme lalu dijadikan tersangka telah dilakukan audit proses penyidikan. Hasilnya, penyidik dinyatakan tidak profesional.

“Setelah dilakukan audit penyidikan berkaitan dengan kasus tersebut ditemukan adanya penyidikan yang tidak profesional oleh Polsek Percut Sei Tuan Medan. Sehingga per 12 Oktober 2021 Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan dicopot,” kata Argo, Rabu, 13 Oktober 2021.

Baca Juga: PD Pasar Sosialisasi ke Pedagang untuk Isolasi di Kapal Umsini...

Kasus ini berawal dari video viral keributan antara seorang pedagang wanita LG dengan pria yang diduga sebagai preman BS pada 5 September 2021.

Polisi telah menangkap BS yang diduga melakukan penganiayaan terhadap LG. Meski BS sudah ditangkap, kasus ini belum juga usai

Bagikan