Peduli Wabah Corona, Kerukunan Keluarga Bone Bagikan 690 Masker Gratis

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
KKB BPS I Bagikan 690 Masker gratis kepada pengguna jalan

Terkini.id, Makassar-Di tengah wabah virus corona tidak sedikit masyarakat yang terkena imbasnya. Dan yang paling merasakan dampaknya adalah masyarakat kalangan ekonomi menengah ke bawah. Bukan tanpa sebab, sebagaimana diketahui sejak awal pandemi hingga saat ini keberadaan masker boleh dikatakan langka.

Wabah pandemi ini, banyak masyarakat yang memilih berdiam diri di rumah untuk memutus mata rantai penularan wabah corona. Guna memperhatikan aspek kesehatan salah satunya penggunaan masker.

Untuk itulah, dalam rangka ulang tahun KKB (Kerukunan Keluarga Bone) ke-690 tahun bersama Ketua RW 10 BPS I, Drs. A. Alqadri, SH.,MH
bersama Ketua KKB Muh. Aksan Ibrahim, SH melakukan aksi sosial berupa bagi-bagi masker gratis kepada para pengguna jalan di sekitar wilayah Sudiang.

KKB BPS I Bagikan 690 Masker gratis kepada pengguna jalan

Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian KKB kepada masyarakat, khususnya mereka yang tetap beraktivitas di luar rumah ditengah wabah Covid-19 dan kesulitan untuk mendapatkan masker. Tak butuh waktu lama, sebanyak 690 masker ludes dibagikan gratis kepada masyarakat pengguna jalan.

Disela aksi bagi-bagi masker gratis ini, Ketua RW 10 menjelaskan, dalam rangka hari ulang tahun Kabupaten/Kota Bone yang ke 690, dari Kerukunan Keluarga Bone (KKB) Bone di Bumi Permata Sudiang I membagikan masker kepada seluruh masyarakat pengguna jalan sekitar wilayah Sudiang yang belum menggunakan masker.

Baca juga:

“Sebanyak 690 lembar ludes kami bagikan gratis, jumlah ini sesuai dengan ulang tahun Kabupaten Bone, dengan harapan supaya semua warga yang lewat harus menggunakan masker, untuk menjaga kesehatannya maupun jaga dari virus ini.” kata Ketua RW 10 yang berlatar belakang Polri ini.

Al Qadri kemudian menuturkan, agar sering mencuci tangan menggunakan sabun, jaga kebersihan kemudian dikurangi atau setidak-tidaknya harus tetap diam di rumah sampai ada kepastian bahwa virus corona benar-benar sudah lenyap dari permukaan bumi ini.

KKB BPS I Bagikan 690 Masker gratis kepada pengguna jalan

“Maaf bagi yang belum mendapatkan master diupayakan supaya mencari master, apalagi sekarang ini masker sudah banyak dijual di toko-toko, barang tersebut sudah tidak langka lagi, karena sudah banyak penjahit pakaian sudah membuat masker sebanyak-banyaknya, jadi jangan resah lagi bahwa tidak akan dapat masker,” ucapnya.

Selanjutnya dikatakan, sekarang ini harga masker murah, tidak lagi seperti yang lalu-lalu sampai harga puluhan ribu hingga ratusan, paling mahal itu Rp. 10.000, jadi mohon maaf bagi yang tadi tidak kebagian masker, kami hanya membawa 690 lembar masker, ternyata yang lewat jalan ini bukan hanya 690 ternyata yang lewat ini lebih dari 900 malah mendekati angka 1000 sehingga tidak mencukupi apa yang kami siapkan.

“Sengaja kami siapkan dengan 690 lembar, hal ini karena bertepatan dengan hari libur ulangtahun Kabupaten Bone ke-690,” jelas Ketua KKB, Aksan Ibrahim kepada media, Kamis, 9 April 2020.

Disinggung pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar oleh pemerintah pusat, Ketua RW 10 turut menghimbau semua warga yang berada di BPS I untuk tidak ada yang keluar dari Kompleks, semua jalur kami tutup, yang mau pergi belanja dipersilahkan.

“Ada Indomaret di dalam ada penjaga-penjaga, selain itu ojek ojek yang di depan ini diharapkan mereka membantu kami untuk menjaga orang-orang yang keluar masuk di Perumahan BPS I ini,” pungkas Ketua RW 10.

Foto bersama KKB BPS I usai nagikan 690 masker gratis

Sementara itu menurut salah satu karyawan Indomaret BPS I, mengungkapkan rasa terimakasihnya atas aksi bagi-bagi masker gratis yang dibagikan oleh Kerukunan Keluarga Bone BPS ini.

Ia mengatakan, aksi ini sangat membantu sekali untuk masyarakat sekitar terutama masyarakat dari Bumi Permata Sudiang maupun pengendara.

“Di Indomaret sudah ada sebagian besar namun tergantung dari kondisi ketersediaan masker di toko masing-masing, kalau untuk di sini sendiri masih sangat terbatas dan minim,” tutup Ryan yang berprofesi sebagai barista.

Komentar

Rekomendasi

Sat Sabhara Polres Gowa Aktif Gaungkan Gunakan Masker

COVID-19 Secara Radikal Percepat Masa Depan Digital

Temukan Kejanggalan, Pemuda Desak Transparansi Pengelolaan Dana Covid-19 di Tamaona Gowa

Bain Ham RI Investigasi Laporan Warga Kongkalikong Dipengadilan Negeri Jeneponto

Penyaluran BBM dan LPG Berjalan Lancar Selama Lebaran, Pertamina Apresiasi Masyarakat Sulawesi

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar