Pekerja Trans Papua yang Dibunuh Separatis Kebanyakan Warga Sulsel

kasus penembakan
Ilustrasi

Terkini.id, Jakarta – Direktur Utama (Dirut) PT Istaka Karya, Sigit Winarto mengungkapkan, pekerja pembangunan jembatan yang jadi korban pembantaian Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) kebanyakan berasal dari Sulawesi Selatan.

Menurut dia, Istaka Karya, ada sebanyak 28 orang pekerjanya yang menjadi korban.

Lokasi pembantaian para pekerja yang jumlahnya mencapai hingga 31 orang tersebut, berada di kilometer 103 proyek infrastruktur Trans Papua atau tepatnya di Kali Yigi dan Kali Aurak, Kabupetan Nduga, Papua.

“Jumlah pekerja kita berdasarkan list ada 28 pekerja di dua lokasi itu,” katanya saat konferensi pers di Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa 4 November 2018.

Dia mengungkapkan, jumlah pekerja yang bekerja di lokasi tersebut, mengisi posisi teknis di lapangan. Meskipun belum diketahui identitasnya.

Pihaknya saat ini terkendala sinyal komunikasi yang terputus untuk melakukan konfirmasi kepastian jumlah pekerja yang menjadi korban keberingasan separatis OPM.

Kadiv Humas Polri, Brigjen Pol Mohammad Iqbal, mengungkapkan, pihaknya terlebih dahulu mengevakuasi atau melakukan penyelamatan terhadap korban.

Selain itu, Polri akan terus mengejar kemana pun KKB berada.

Baca :Orang Tua Agung Minta Polisi Ungkap Pembunuh Anaknya

“Polri akan melakukan tindakan tegas terhadap kelompok-kelompok ini. Saat ini motif penyerangan masih kami dalami,” tegas Mohammad Iqbal, Selasa 4 November 2018.