Pelaku Mengaku Persekusi Anggota Banser karena Bersenggolan di Jalan

Terkini.id, Jakarta – Polisi telah menetapkan HA, pelaku persekusi yang mempersekusi dan menuding kafir anggota Banser, sebagai tersangka. HA langsung ditahan.

“Ditahan 20 hari perpanjangan 40 hari,” terang Kasat Reskrim Porles Jaksel Kompol Andi Sinjaya Ghalib seperti dilansir detikcom, Kamis 12 Desember 2019.

Kapolres Jaksel Kombes Bastoni Purnama mengatakan HA dijerat pasal berlapis. Menurut Bastoni, insiden persekusi itu berawal dari senggolan motor di jalan.

“Pelaku kita kenakan Pasal 310, 311, 335 KUHP juga UU ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara,” ujar Bastoni dalam rilis perkara di Mapolres Jaksel, Jl Wijaya, Kebayoran Baru, Jaksel, Kamis 12 Desember 2019.

HA mempersekusi anggota Banser ES dan WS saat berada di Jl Pondok Pinang.

HA menurut polisi, kesal merasa dipepet motornya oleh korban.

“Berdasarkan keterangan pelaku, pelaku melakukan persekusi tersebut diawali pelaku berpapasan atau bersenggolan dengan korban kemudian pelaku merasa kesal.

Akhirnya dibuntuti sampai di TKP kemudian pelaku mengintimidasi, melakukan ancaman,” sambung Kombes Bastoni.

Pelaku mengaku tidak terkait dengan ormas. Persekusi dilakukan karena keinginan pelaku sendiri.

“Pelaku cuma ingin menunjukkan kekesalannya kepada korban. (Video) sempat di-share ke grupnya sendiri, kemudian pelaku sempat ditegur anggota WA group sehingga dari WA group tersebut viral di medsos,” ujar Bastoni.

Dalam video yang viral itu, tampak dua anggota Banser mengenakan seragam berbicara dengan seseorang yang merekam video sambil menunjuk-nunjuk mereka. Video itu diawali makian ‘monyet’ untuk bertanya di mana e-KTP kedua anggota Banser itu.

Terlihat juga salah satu anggota Banser bertanya balik alasan pria yang mengenakan kaus dan topi hitam itu mempertanyakan e-KTP mereka. Percakapan berlanjut dengan mempertanyakan alasan dua anggota Banser berada di Jakarta.

Anggota Banser tersebut menjawab, keberadaan mereka di Jakarta terkait Gus Muwafiq.

Orang yang merekam video tersebut kemudian meminta dua anggota Banser tersebut mengucap takbir.

Mendengar permintaan itu, anggota Banser bertanya balik alasan dia harus mengucap takbir saat itu. Pria di video itu justru menyebut anggota Banser ‘kafir’.

“Kok buat apa? Kafir dong lu! Eh ntar dulu takbir dulu kalau muslim, orang Islam harus takbir,” ujar pria berkaus hitam itu.

“Islam itu cukup ucapkan kalimat syahadat,” jawab anggota Banser.

Komentar

Rekomendasi

Nelayan Cari Petani Rumput Laut yang Tenggelam, BPBD Jeneponto Jadi Penonton

Hendak Melihat Rumput Laut, Seorang Warga Jeneponto Dikabarkan Tenggelam

Imlek 2571, Owner BenZ Café: Semoga Tahun Tikus Membawa Berkah untuk Kita Semua

Diperiksa KPK, Ini Pembelaan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto soal Harun Masiku

Biadab, Pemuda Ini Tega Bunuh Ibu Kandungnya dan Bakar Rumah

Dituding Sebar Berita Bohong Soal PBB, Petinggi Sunda Empire Dilapor ke Polisi

Bareng TP PKK Majene, FKG Unhas Peringati HUT ke-70 PDGI

Beredar Video Call Mesum Diduga Oknum Kades dengan Seorang Perempuan

Videonya Viral, Pria yang Onani di Atas Motor Depan Bocah Perempuan Ditangkap

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar