Pelaku Pembunuhan Mahasiswi UIN Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

Pelaku pembunuhan mahasiswi UIN Alauddin Makassar, Ridwan. (Foto: Today Line)

Terkini.id, Makassar – Pihak Polda Sulsel hanya membutuhkan waktu selama dua hari untuk mengungkap pelaku pembunuhan mahasiswi UIN Alauddin Makassar, Asmaul Husna.

Pelaku diketahui bernama Ridhoyatul Khaer alias Ridwan (21) yang merupakan pacar dari korban.

“Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Nah, nanti tinggal lengkapi berkas, misalnya kita butuh data forensik dari pihak Rumah Sakit, kemudian mungkin ada terkait pemeriksaan,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, kepada terkini.id, Senin, 16 Desember 2019.

Ibrahim mengungkapkan, pelaku dijerat dengan dakwaan subsider menggunakan Pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun.

“Sementara ini dikenakan Pasal 338 KUHP,” ujarnya.

Namun, pihaknya masih melakukan penyidikan dan tak menutup kemungkinan pelaku bakal dikenakan dakwaan primer Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

“Pasal 340 KUHP karena ada indikasi pembunuhan berencana,” kata Ibrahim.

Diberitakan sebelumnya, Asmaul Husna ditemukan tewas bersimbah darah pada Sabtu 14 Desember 2019 kemarin, di Perumahan Citra Elok, Jalan Tamangapa Raya 5, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar.

Korban dibunuh karena meminta pertanggungjawaban tersangka lantaran telah dihamili. Namun, karena pelaku ketakutan, keduanya lantas bertengkar hingga akhirnya terjadi pembunuhan terhadap korban.

Komentar

Rekomendasi

Lakukan Rapid Test, Ridwan Kamil Kaget 300 Warganya Positif Corona

Berjuang Lawan Covid-19, Dokter Tirta Sempat Berstatus PDP Corona

Positif Corona, Remaja Ini Dijemput Petugas Medis Covid-19

Presenter ‘Uang Kaget’ Bantah Video Syur yang Beredar adalah Dirinya

Guru Besar FKM UI Ungkap 3 Sumber Penularan Virus Corona

Viral di Facebook, Video Pasangan Remaja Tidur Bareng Tanpa Busana

Anies Surati Pemerintah Pusat untuk Segera Lockdown Jakarta

Imbas Lockdown, Pedagang di Tegal Mengeluh Tak Bisa Makan

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar