Pemandu Lagu Hotel Almadera Positif Covid-19, Sabri: Kita Tutup 3 Hari

Tim percepatan Pengendalian Covid-19 (TP2C) Kota Makassar melakukan razia protokol kesehatan di Hotel Almadera

Terkini.id, Makassar – Kendati sebagai salah satu hotel yang menjadi tempat karantina pasien Covid-19. Hotel Almadera yang berlokasi di Jalan Somba Opu tetap membuka tempat karaoke.

Alhasil, salah satu pemandu lagu di Hotel Almadera positif Covid-19. Hal itu diketahui saat pemerintah kota melakukan sidak setelah mendapat informasi soal pelanggaran protokol di tempat tersebut.

Ketua Satgas Penindakan Covid 19 Makassar, M Sabri mengatakan pemandu lagu tersebut tidak memakai masker saat bekerja.

Sanksi yang diberikan berupa rapid tes di tempat dan hasilnya reaktif. Pemeriksaan pun dilanjutkan melalui tes usap dan hasilnya positif terpapar virus Corona.

Sabri mengatakan, sesuai protokol, langkah awal yang dilakukan yaitu menutup sementara operasional hotel terhitung Senin hari ini, 21 September 2020 hingga tiga hari ke depan.

Menarik untuk Anda:

Hal ini dilakukan untuk sebagai langkah sterilisasi melalui penyemprotan disinfektan.

“Kami telah tutup hotel Almadera karena ada pegawainya yang terpapar. Hanya sementara sampai 3 hari ke depan. Ditutup untuk tujuan menghilangkan virusnya yang dilakukan dengan penyemprotan disinfektan,” ujar Sabri saat ditemui di posko Covid Makassar, Jalan Nikel, Senin, 21 September 2020.

Sabri menyebut langkah penutupan merupakan bagian dari upaya pencegahan penyebaran virus corona.

Selanjutnya dilakukan pelacakan (tracing) kepada seluruh karyawan yang pernah kontak dengan pasien positif.

“Karyawan itu sudah kami isolasi. beralamat di Antang. Sementara dilakukan tracing. seluruh karyawan akan kami kumpulkan untuk di swab,” ujar Sabri yang juga menjabat asisten I pemkot Makassar.

Sebelumnya, pada Sabtu 12 September 2020, Tim percepatan Pengendalian Covid-19 (TP2C) Kota Makassar kemba melakukan razia protokol kesehatan di Hotel Almadera.

Tempat yang di razia adalah tempat karaoke di Hotel Almadera Jalan Somba Opu. Hasilnya, sejumlah perempuan pemandu dan pengunjung yang asik bernyanyi ditemukan tak memakai masker dan tidak menjaga jarak.

Kepala Satpol PP Kota Makassar, Iman Hud mengatakan, dari tujuh perempuan pemandu karaoke yang dirapid, satu orang dinyatakan reaktif rapid test. Maka dari itu, akan dilanjutkan tracing siapa saja yang pernah kontak.

“Kita akan lanjutkan tracing siapa saja yang punya kontak erat. Termasuk tamu yang datang,” ujar Iman saat dikonfirmasi.

Pemandu karaoke yang dinyatakan reaktif, kata Iman, akan langsung diswab. Jika hasilnya positif, THM di hotel Almadera akan langsung di-lockdown lantaran berpotensi jadi klaster.

“Kalau hasil swab positif kita lockdown. Kita akan tutup. Mereka telah membuka tempat karaoke tanpa mematuhi protokol kesehatan,” tegas Iman.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Jelang Pilwali Makassar, Calon KPPS Kelurahan Malimongan Tua Mulai Jalani Proses Verifikasi

Selamat, Pakar Transportasi UNHAS Isran Ramli Kembali Pimpin FSTPT se Indonesia

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar