Pembangunan Twin Tower Tanpa IMB, Danny Pomanto Sebut Akan Doser

Terkini.id, Makassar – Pembangunan menara kembar (twin tower) di Kawasan Center Points of Indonesia (CPI) dinilai melanggar Undang-undang dan Peraturan Daerah (Perda).

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto mengatakan telah melayangkan teguran pertama terhadap kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut.

Pembangunan menara kembar tersebut berada di atas Ruang Terbuka Hijau (RTH). Selain itu, tak mengantongi izin mendirikan bangunan atau IMB dari Pemerintah Kota Makassar. 

Baca Juga: Kunjungi Dirjen Dukcapil, Danny Pomanto Bahas Sinkronisasi Data Program Makassar...

Danny mengatakan sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulsel.

“Sudah kemarin datang, dia suruh ke Perseroda. Tapi tidak ada urusan dengan Perseroda, urusannya harus ada IMB-nya di situ, kalau tidak ada saya doser,” ungkapnya.

Baca Juga: Temui Sandiaga Uno, Danny Pomanto Ungkap Sejumlah Program Pariwisata Tahun...

Selain itu, Danny mengatakan akan mengembalikan fungsi RTH di kawasan CPI.

Pasalnya, Undang-Undang Nomor 7 mengamanahkan bahwa izin kawasan reklamasi ada di provinsi, namun bila sudah berubah menjadi darat maka di bawah naungan pemerintah kota.

“Melanggar RTH itu pidana, dan pemerintah pusat tidak bisa membatalkan Perda. Perda hanya bisa dibatalkan dengan Perda itu sendiri,” ungkapnya.

Baca Juga: Dicopot dari Lurah Pandang Usai Sebut Wali Kota Makassar Pembohong

Di sisi lain, Danny menghargai ide pembangunan menara kembar tersebut. “Jadi sekali lagi, jangan salah paham, saya menghargai ide. Bagus, tapi tempatnya kasi yang betul,” ungkapnya.

“Desainnya bagus, buktinya saya tidak pernah komplain lego-lego toh? Bagus itu. Jadi idenya bagus, tempatnya yang salah,” sambungnya kemudian.

Sponsored by adnow
Bagikan