Pemda Soppeng Bakal Bina 100 Rumah Miskin

Tim pembina peningkatan peran keluarga menuju ketahanan dan kesejahteraan (P2K3) melakukan pertemuan dalam rangka evaluasi P2K3 di ruang pola kantor bupati Soppeng.

Terkini.id.Soppeng – Tim pembina peningkatan peran keluarga menuju ketahanan dan kesejahteraan (P2K3) melakukan pertemuan dalam rangka evaluasi P2K3 di ruang pola kantor bupati Soppeng.

Dalam pertemuan tersebut membahas Pembinaan 100 rumah miskin yang dilakukan tahun lalu di desa labokong dan akan di laksanakan kembali di desa tetewatu  kecamatan lilirilau kebupaten soppeng tahun 2019 mendatang.

Sebelum melakukan pembinaan di rumah masyarakat pemerintah akan melakukan pendataan dari 100 rumah yang dibina atau yang memenuhi kreteria.

Adapun kriteria rumah yang akan dibina yakni 28 rumah tangga belum memiliki jamban, 18 rumah rusak sedang, 8 rumah rusak berat , 44 rumah tangga yang didalamnya ada penderita penyakit kronis dan beberapa rumah tangga yang belum memiliki BPJS, buku nikah, anak putus sekolah, dan anak tidak memiliki akte kelahiran, selain itu ruang lingkup P2K3 juga meliputi pembinaan keagamaan dan kesehatan orang sakit jiwa.

Kadis Pemberdayaan Perempuan, A Nurlina mengatakan bahwa, pembinaan 100 rumah miskin yang dilakukan tahun lalu di labokong akan dilakukan lagi tahun ini di desa Tetewatu Kecamatan Lilirilau kabupaten soppeng dan tahun 2019 kegiatan P2K3 kita lakukan lagi di kecamatan Liliriaja.

“Ini berdasarkan dari surat bupati semua SKPD akan turut serta melakukan kegiatan pembinaan P2K3, dari program ini kita akan mengangkat masyarakat dari tidak berdaya menjadi berdaya,”ujarnya.

Sementara itu Sekertaris daerah, A Tenri Sessu mengatakan bahwa, keberadaan program peningkatan peran keluarga menuju ketahanan dan kesejahteraan (P2K3) diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat desa.

“peningkatan peran keluarga menuju kesejahteraan memerlukan percepatan, untuk itu diharapkan dan diharuskan kita melibatkan seluruh fungsi OPD untuk terlibat dalam pembinaan karna kita punya batas waktu untuk menyelesaikan pembinaan ini,”ujarnya.

Dirinya berharap  setelah pembinaan ini nantinya tidak akan ada lagi anak yang putus sekolah tidak ada anak yang tidak memiliki akte kelahiran, buku nikah dan tidak memiliki jamban serta tidak akan ada lagi masyarakat yang tidak tersentuh oleh fasilitas kesehatan.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Soppeng

Inilah Deretan Caleg Terpilih DPRD Soppeng

Terkini.id, Soppeng - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Soppeng melaksanakan rapat peleno terbuka penetapan perolehan kursi dan penetapan calon terpilih anggota DPRD Kabupaten Soppeng pada