Pemerintah Ingin Turunkan Pajak Bunga Obligasi, Tapi Masih Dikaji

obligasi, finansial, uang, mata uang,
imoney.my

Terkini.id, Jakarta – Pemerintah berencana untuk menurunkan pajak bunga obligasi. Namun, rencana ini masih dikaji.

“Pajak masih dalam pembahasan, nanti kalau sudah ditetapkan kita akan sampaikan. Tapi permintaan untuk pajak dikaji ulang menuju penurunan itu sudah ada dan memang sudah kami bahas,” kata Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Loto S Ginting dalam peluncuran SBR005 di Jakarta, Kamis 10 Januari 2019, seperti dilansir dari detikcom.

Dia juga menyampaikan bahwa masih belum bisa menentukan kapan rencana tersebut bisa direalisasikan. Pasalnya bakal ditentukan oleh level pimpinan dalam hal ini Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

“Untuk kapannya itu level pimpinan yang menentukan. Mengenai timing tadi bukan kewenangan saya. Bahkan tahun lalu juga ada yang menanyakan tahun 2018 ya bu? Tapi ternyata molor juga. Tapi yang pasti sudah dibahas serius,” ujar dia.

Sebelumnya Sri Mulyani berencana untuk mengatur terkait besaran pajak obligasi. Rencana tersebut memang sudah dilakukan sejak 2013 lalu.

Baca juga:

Kemenkeu bersama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mendiskusikan rencana tersebut. Diskusi dilakukan untuk melihat insentif tidak hanya konversi atau repatriasi tapi juga konversif.

Komentar

Rekomendasi

New Normal di Sektor Pariwisata, Produk Asuransi Perjalanan Bakal Menggeliat

BPJamsostek Salurkan Sembako untuk Tenaga Kerja Terdampak COVID-19

Langkah OJK Menghindari Kebangkrutan dan PHK Massal

Bank Indonesia Sulsel Siapkan Uang Tunai Rp4,32 Triliun untuk Idul Fitri 2020

Iuran BPJS Batal Naik Per April, Ini Solusi untuk Warga yang Sudah Terlanjur Bayar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar