Pemerintah Pusat Rencana Hilangkan IMB, Ini Dampaknya Menurut Kadis PM-PTSP Makassar

Terkini.id, Makassar – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Kota Makassar, Andi Bukti Djufri menanggapi perihal kebijakan pemerintah pusat yang bakal menghilangkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Kalau pemerintah pusat mau menghilangkan IMB mungkin yang dia lihat kabupaten kota yang punya izin yang terlalu banyak,” kata dia kepada pewarta, Jumat, 20 September 2019.

Kendati begitu, dia mengatakan IMB merupakan salah satu Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar. Bukti mengatakan, dalam satu tahun, pendapatan dari IMB mencapai 40-50 miliar.

“Yang saya takut dampaknya, sekarang saja ada IMB, sementara masih biasa disalagunakan, tidak sesuai peruntukannya,” ungkapnya.

Ia menilai bila IMB dihilangkan maka masyarakat bebas mendirikan bangunan di mana saja. Pasalnya, tidak ada lagi kontrol dari pemerintah untuk melakukan pengawasan.

“Tetapi kalau pemerintah pusat menginginkan itu, pemerintah kota mengikut saja,” paparnya.

Sebelumnya, Kementerian Agraria Tata Ruang dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berencana mengurangi dan menghilangkan perizinan yang selama ini dinilai mempersulit perkembangan industri properti, salah satunya adalah Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Pasalnya, Penerbitan IMB selama ini ada di bawah kewenangan pemerintah daerah masing-masing wilayah. Instansi yang menerbitkannya di bawah dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP).

Menteri ATR-BPN Sofyan Djalil mengatakan selama penggunaan IMB justru banyak disalahgunakan untuk melanggar. Sehingga, kementerian justru akan mengurangi izin-izin seperti ini dan meningkatkan pengawasan untuk standar-standar yang akan ditetapkan.

Di luar persoalan pelanggaran setelah penerbitan IMB. Pemerintah pusat sedang menggalakkan upaya memangkas habis segala syarat-syarat perizinan, agar mempermudah proses investasi di Indonesia.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Makassar

Pamor Danny Pomanto Dinilai Semakin Lemah

Terkini.id -- Pamor mantan Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto (Danny) dinilai semakin lemah dan tidak lagi menjadi pemain dominan di Pemilihan Walikota (Pilwali) Makassar