Pemilu 2019 Jeneponto dibagi 5 dapil, tokoh masyarakat ini berpeluang jadi wakil rakyat

Daerah pemilihan dan alokasi kursi anggota DPRD Jeneponto pada pemilihan umum 2019/Syarief

Terkini.id,Jeneponto – Komisi pemilihan umum (KPU)  Republik Indonesia telah menetapkan daerah pemilihan dan alokasi kursi anggota dewan perwakilan rakyat daerah provinsi dan daerah kabupaten/kota di wilayah provinsi Sulawesi Selatan.

Penetapan daerah pemilihan dan dan alokasi kursi DPRD provinsi dan Kabupaten/kota di provinsi Sulsel itu tertuan dalam keputusan nomor 290/PL.01.3-Kpt/06/KPU/IV/2018.

Keputusan KPU RI tersebut atas pertimbangan untuk melaksakan ketentuan pasal 23 ayat 2 dan ayat 3 peraturan KPU no 16 tahun 2017 tentang penataan daerah pemilihan dan alokasi kursi anggota DPRD kabupaten/kota dalam pemilihan umum.

Berdasarkan keputusan KPU RI tersebut, daerah pemilihan di kabupaten Jeneponto mengalami perubaha dan penambahan Dapil dari 4 Dapil  menjadi 5 Dapil.

Pada pemilu yang lalu,  Jeneponto di bagi atas empat daerah pemilihan, yakni, Dapil 1 meliputi Kecamatan Binamu dan Turate, Dapil 2 meliputi Kecamatan Batang, Arungkeke, Tarowang, Kelara dan kecamatan Rumbia, Dapil 3 Kecamatan Tamalatea dan Bontoramba sedangkan Dapil 4 Bangkala dan Bangkala Barat.

Itu berubah menjadi 5 dapil pada pemilihan umum 2019 dengan penetapan dapil yakni, Dapil 1 Binamudan Turatea, Dapil 2 Bontoramba Tamalatea, Dapil 3 Bangkala dan Bangkala Barat, Dapil 4 Kecamatan Kelara dan Rumbia serta Dapil 5 Batang, Arungkeke dan Tarowang.

Meskipun ada penambahan Dapil namun jumlah kursi DPRD Jeneponto  tidak  bertambah tetap sebanyak 40 kursi yang terdiri dari, Dapil I sebanyak 10 kursi, Dapil II sebanyak 9 kursi, Dapil III sebanyak 8 kursi, Dapil IV sebanyak 6 kursi, dan Dapil V sebanyak 7 kursi.

Dengan perubahan dan penambahan dapil itu memberikan peluang kepada Tokoh masyarakat Kecamatan Rumbia untuk duduk sebagai wakil rakyat di DPRD Jeneponto.

Berita Terkait
Komentar
Terkini