Pemkot Makassar Nilai Minimnya Lapangan Kerja Akibat Era Globalisasi

Pemkot Makassar
Asisten ll Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar Irwan Bangsawan saat memberi sambutan di hadapan mahasiswa

Terkini.id, Makassar – Asisten ll Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar Irwan Bangsawan menilai permasalahan yang dihadapi setiap negara saat ini adalah minimnya lapangan kerja dan ketersediaan tenaga kerja.

“Kedua sektor ini memiliki hubungan yang signifikan dan saling ketergantungan antara satu dengan yang lainnya,” kata Irwan di Baruga Angin Mammiri Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jalan Penghibur, Rabu, 3 April 2019.

Era globalisasi, kata dia, membuat perubahan terjadi dengan pesat dalam kehidupan masyarakat. Karena kemajuan ilmu pengetahuan dan perkembangan teknologi yang semakin canggih, dari sisi lain membentuk barisan pengangguran.

“Salah satu upaya yang dilakukan dalam rangka untuk menanggulangi pengangguran adalah melalui pelatihan kewirausahaan,” ujar Irwan memberi solusi.

Tujuan Seminar Kewirausahaan menurut Ketua IKDH Makassar

Di tempat yang sama, Ketua Ikatan Keluarga Darul Huffadh (IKDH) Cabang Makassar, Abdul Haris, menjelaskan fungsi seminar kewirausahaan sebagai kendaraan bagi semua kalangan, termasuk anak-anak muda, khususnya mahasiswa yang ingin mengetahui banyak hal tentang kewirausahaan.

Menarik untuk Anda:

“Kita ingin membuka mindset wirausaha dalam diri anak-anak muda zaman sekarang, dan dari mindset tersebut akan muncul sikap mandiri, inovatif, kreatif dan berjiwa kepemimpinan,” terangnya.

Seminar dan pelatihan ini diikuti sekitar 250 orang peserta, dari kalangan Mahasiswa se-Kota Makassar dan berlangsung selama satu hari. Tujuannya menanggulangi pengangguran dengan memaksimalkan berkembangnya kewirausahaan masyarakat di Kota Makassar.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

KPU Makassar Rampungkan Coklit, Temukan 158 Ribu TMS

Grab Luncurkan Program ‘Terus Usaha di Makassar’, Ansar: Sangat Membantu UMKM

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar