Pemprov DKI Jakarta Gunduli Kawasan Monas, 190 Pohon Ditebang

Penampakan kawasan Monas sesudah dan sebelum digunduli.(ist)

Terkini.id, Jakarta – Proses revitalisasi yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta di kawasan Monas menyebabkan sebagian ratusan pohon ditebang.

Hingga sore, Sabtu 18 Januari 2020 kemarin, warga memang masih diperbolehkan masuk ke area Monas, termasuk naik ke puncak tugu Monas.

Namun warga tak bisa melewati area sisi selatan lantaran ada proyek revitalisasi Pemprov DKI.

Melansir dari detikcom, area tersebut terlihat sedang dalam proses pengecoran dengan perkiraan luas area sekitar 100×50 meter.

Sejumlah petugas bekerja melakukan pengecoran di lokasi. Truk pengangkut semen serta truk molen juga dikerahkan untuk proses pengerjaan.

Akar pohon sisa penebangan pun masih terlihat. Selain itu, tumpukan cone block yang sudah ada di area tersebut.

Warga dan pengunjung tidak diizinkan memasuki area proyek. Di beberapa titik juga terpasang spanduk bertuliskan tentang proyek yang seng dikerjakan Pemprov DKI.

“Mohon maaf atas ketidaknyamanan anda. Sedang dilaksanakan revitalisasi kawasan Monumen Nasional,” demikian tertulis di spanduk tersebut.

Di spanduk lain tertulis ‘Plaza Senayan Monas, Ruang Terbuka Publik yang juga berfungsi sebagai Plaza Parade’.

Untuk Upacara

Kepala Dinas Cipta Karya, Pertanahan, dan Tata Ruang (Kadis Citata) DKI Jakarta Heru Hermawanto mengungkapkan, revitalisasi kawasan tersebut dilakukan untuk menciptakan pelataran untuk kegiatan upacara.

“Itu kan memang dirancang itu kan untuk dalam konsep itunya kan, bukan digundul sih. Memang rencangan awalnya kan, itu memang dirancang untuk pelataran apel upacara. Makanya dibuatin center, persis. Sampai saat ini kan ininya kan nggak center tuh. Kalau kita lihat dari semua sisi hanya sisi itu saja yang nggak pas,” kata Heru dikutip dari detikcom, Sabtu 18 Januari 2020 malam.

Heru menyebutkan, kawasan tersebut akan dijadiikan pusat kegiatan di Monas seperti ketika ada kegiatan apel. Menurutnya, saat ini kawasan Monas tidak memiliki tempat yang jelas untuk melaksanakan apel.

Komentar

Rekomendasi

Soal Pengembangan Perpustakaan, Pemda Diminta Alokasikan Dana

Dirjen Bahtiar: Budaya Literasi Perlu Disemai

Kemendagri Ajak Pemda Bangun SDM Unggul Melalui Perpustakaan Daerah

WNI yang Jalani Observasi Virus Corona di Jepang dapat Dukungan BNPB dan KRI DR Soeharso

Luncurkan BaliCEB, Menteri Wishnutama: Tarik Wisman Tak Cukup dengan Promosi

Pengumuman untuk Sekolah: Dana BOS Tidak Lagi Dicairkan ke Pemda

Komisi VI DPR RI Minta BUMN Kepelabuhanan Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan

Soal Penanganan Masalah Stunting, Begini Kata Mendagri Tito

Satu PRT Asal Indonesia Positif Terinfeksi Virus Corona di Singapura

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar