Masuk

Pemprov Sulsel Rencanakan Pengurangan Honorer di Awal 2023

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Pemprov Sulsel rencanakan akan melakukan pengurangan tenaga honorer yang berkisar 11.425 di awal 2023, Senin 26 September 2022.

“Rencana pengurangannya secara bertahap supaya tidak terlalu terasa begitu,” sebut Plt Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Imran Jausi dilihat dari unggahan info.bulukumba pada Senin 26 September 2022.

Meski begitu, rencana tersebut masih dalam proses pengkajian, masih dalam wacana sementara yang jika diberlakukan maka akan dilakukan secara bertahap.

Baca Juga: Tenaga Honorer Pemprov Sulsel Bakal Diberhentikan

“Ini strategi yang tentunya harus dibicarakan kembali dengan DPRD dimatangkan lagi, waktu kami RDP, ada pemikiran kalau harus terjadi pengurangan. Itu dilakukan secara bertahap,” jelasnya.

“Tapi itu belum menjadi sebuah konsep final. Baru rencana kita,” lanjutnya.

Namun, jika hal itu telah disepakati maka di awal 2023 akan dipangkas sekitar 25 persen dari jumlah keseluruhan 11.425 tenaga honorer di lingkup Pemprov Sulsel.

Kemudian, pada tahap kedua di bulan Juli 2023 akan dipangkas lagi sebanyak 25 persen hingga yang tersisa hanya 50 persen dari total itu.

Di samping itu, kata Imran akan ada skema terkait tenaga honorer non ASN dengan honorer yang telah beralih status menjadi outsourcing.

“Ada jenis pekerjaan yang harus dikelola dengan skema outsourcing seperti sopir, tenaga pengamanan, dan tenaga kebersihan,” jelasnya.

Hal tersebut telah diatur dalam Surat MenPAN-RB B/1511/M.SM.01.00/2022 tentang Pendataan Tenaga Non-ASN di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Ada dua kelompok yang masuk pada pendataan non-ASN yakni tenaga honorer kategori II, terdaftar sebagai database BKN dan pegawai non-ASN yang bekerja di instansi pemerintah.

Selain itu, sejumlah kelompok pegawai non-ASN tidak akan dicatat pada pendataan itu seperti pengemudi, satpam, petugas kebersihan, dan lainnya.

Diketahui, tenaga honorer akan dihapus pada 2023 kedepannya oleh pemerintah lewat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Pemprov Sulsel akan mengurangi tenaga honorer yang berkisar 11.425 (Instagram)