Pemutaran perdana “Melawan Takdir”, penonton menangis dan tertawa

Para pejabat usai menyaksikan film "Melawan Takdir".

Terkini.id, Makassar – Satu lagi film karya sineas Sulawesi Selatan, mendapat apresiasi besar. Film tersebut, yakni “Melawan Takdir”, terpilih sebagai film pembuka Festival Sinema Australia Indonesia (FSAI) 2018, pada Sabtu malam, 27 Januari 2018.

Australia menggelar event FSAI di empat kota di Indonesia, yakni Jakarta, Surabaya, Denpasar, dan di Makassar. Khusus di Makassar, FSAI ini berlangsung selama dua hari.

Melawan Takdir, menjadi salah satu di antara 13 film yang ditayangkan dalam FSAI 2018, yang digelar di XXI Trans Studio Mall, Tanjung Bunga. Rincinya, ada 8 film Australia, dan 4 film Indonesia.

Film Melawan Takdir sendiri merupakan adaptasi dari buku otobiografi best seller seorang dosen yang juga Guru Besar Fakultas Tarbiyah UIN Alauddin Makassar, Profesor Dr Hamdan Juhannis PhD.

Saat pemutaran perdana film tersebut, Ramli Usman, Poduser Eksekutif “Melawan Takdir”, menceritakan, sejumlah pejabat yang hadir menyaksikan dengan antusias.

pemutaran film Melawan Takdir

“Kebetulan saya duduk di posisi tengah, antara pak Pak Azis Kahar Muzakkar, Bupati Gowa, Adnan Purichta IYL, Bu Majdah Zain Agus Arifin Numang, Pak Nurdin Halid, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Agus SB, Rektor UIN Prof Musafir Pababari, Rektor UMI Prof Masrurah Mokhtar, anggota dewan dan pejabat-pejabat undangan 220 pejabat VIP,” terang Ramli Usman, Minggu 28 Januari.

Dia menyebutkan, selama pemutaran, penonton menikmati, kagum dengan kualitas gambar, angle, dan settingan waktu-tempat yang menggambarkan suasana kampung era tahun 1980-an.

Film berdurasi 89 menit ini juga menyajikan instrumen musik tradisional, dan soundtrack musik yang suaranya diisi oleh oleh Fadli Padi.

Film “Melawan Takdir”, memberi makna tentang perjuangan hidup. Ada penonton yang sampai meneteskan air mata, tertawa ria, dengan alur cerita ini.

Kisah-kisah yang diambil dari masa kecil sosok Hamdan, seperti berjuang untuk sukses meskipun dengan segala keterbatasan, saat di Bone, Makassar, hingga bersekolah di Australia, memberi banyak inspirasi. “Ada penonton meneteskan air mata, ada tertawa ria dengan alur cerita,” cerita Ramli.

Sosok Hamdan, diperankan oleh Zulkifli, mahasiwa Universitas Fajar. Ada Yulinar Arief, mahasiswi Universitas Hasanuddin yang juga Putri Indonesia Sulawesi Selatan tahun 2016.

Meskipun sudah diputar secara perdana, pada 27 Januari 2018, Film Melawan Takdir baru akan tayang secara resmi di bioskop, pada 19 April 2018 mendatang. Info pemesanan tiket gala primer 19 April 2018 bisa menghubungi 085255407505 (wa).

Komentar

Rekomendasi

Sinopsis Film Bloodshot, Aksi Marinir yang Menjadi Super Human

Ketika Waktu Kematian Bisa Terlihat di Film ATKKM

Horor Maksimal yang Lebih Liar dan ‘Gila’ di Film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2

Menguak Misteri Kematian Sang Mantan di Film Ini

Rindu Menimpa, Berikut Sinopsis Film Milea Suara dari Dilan

Parasite Bakal Diproduksi Dalam Bentuk Serial, Mark Buffalo Jadi Pemerannya?

Film Birds of Prey, Aksi Brutal Harley Quinn Tanpa Joker

Sinopsis Film Mangkujiwo, Asal Usul Kuntilanak dan Panggung Sujiwo Tejo

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar