Pencairan TTP Berbeda Tiap SKPD, Ini Alasannya

Plt Kepala BKPSDM Kota Makassar Basri Rachman
Plt Kepala BKPSDM Kota Makassar Basri Rachman

Terkini.id, Makassar – Pencairan Tunjangan Penghasilan Pegawai atau TPP berbeda tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Hal itu bergantung kecakapan kepala SKPD masing-masing untuk merampungkan seluruh persyaratan. 

Plt Kepala BKPSDM Kota Makassar Basri Rachman mencontohkan, Kepala Diskominfo sudah merampungkan segala persyaratan pencairan TPP.

“Sejak kemrin sudah menunjukkan bahwa dia sudah menandatangani usul pencairan ke BPKAD,” kata dia, Senin, 9 Maret 2020.

Terkait langkah pencairan TPP, Basri mengatakan pihaknya terlebih dulu melakukan verifikasi kedisiplinan kepada seluruh SKPD. Setelah itu, data tersebut dikirim ke kepala SKPD.

“Kalau pimpinan SKPD mengatakan benar. Tidak keberatan. Silahkan mengajukan ke BPKAD, mengajukan klaim untuk pencairan Pembayaran,” paparnya.

Kendati begitu, dia mengatakan pihaknya tetap melakukan sosialisasi hingga angkatan kelima untuk merampungkan sosialisasi secara menyeluruh kepada SKPD.

Basri pun mengklaim prosedur tetap atau protab Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) sudah tak ada kendala lagi. Pihaknya sudah menyiapkan masa sanggah bila ada hal yang perlu dikoreksi.

“Semua kepala SKPD juga sudah sosialisasi dan dibuka kesempatan untuk validasi, bukan berarti harus 100 persen. Tidak. Intinya benar-benar menjalankan fungsi dan tugasnya Dan itu harus mendapat legalitas dari atasannya. Itulah validasi dari atasan,” tukasnya.

Komentar

Rekomendasi

Berita Lainnya

Cegah Corona, PMI Makassar Semprot Disinfektan Dua Perumahan Dosen

Gandeng PMI Makassar, PT Bintang Salurkan 1000 APD ke Sejumlah RS

DPRD Makassar Alokasikan Rp10 Miliar Untuk Penanganan Covid-19

KM Lambelu Dikarantina 2 Mil Dari Dermaga Makassar

Pemkot Makassar Belum Terapkan PSBB, Ini Tanggapan Ketua DPRD

Hindari Politisasi Penyaluran Bantuan Dampak Covid-19

Jurnalis distribusikan APD di 11 Kecamatan Kota Makassar

PMI Makassar Semprot Disinfektan Balai Kota

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar