Pencinta Tahu Wajib Baca! Terlalu Banyak Konsumsi Bisa Berakibat Fatal, Berikut 5 Bahaya Mengerikannya Bagi Tubuh

Terkini.id, Jakarta – Apa kamu pencinta tahu? Jika iya, keputusan yang tepat kamu datang dan membaca tulisan ini.

Tak dimungkiri tahu memang menjadi idola banyak masyarakat karena rasanya yang enak meskipun harga terbilang murah, juga memiliki deretan manfaat untuk tubuh.

Namun, tahukah kamu bahwa terlalu banyak mengonsumsi tahu juga sebenarnya tak baik? Bahkan bisa mengundang bahaya mengerikan bagi tubuh yang bisa berakibat fatal?

Baca Juga: Tiga Mahasiswa UNM Teliti Manfaat Daun Salam Untuk Bahan Pengawet...

Dilansir terkini.id dari Kompas via Grid, tahu dibuat dengan proses pengentalan susu kedelai dan membentuk hasil prosesnya menjadi makanan.

Saat dikonsumsi sebagai bagian dari diet sehat, kedelai bisa membantu mengurangi risiko pembentukan sel kanker. Salah satunya kanker payudara.

Sebuah analisis yang dilakukan terhadap 35 penelitian menemukan bahwa edelai mengurangi risiko kanker payudara pada perempuan Asia.

Berdasarkan penelitian Tufts University, kedelai mampu memberi manfaat bagi perempuan dalam mengurangi risiko kanker payudara agresif.

Selain itu, kedelai juga bisa membantu para penderita kanker prostat sembuh lebih cepat daripada mereka yang tidak mengonsumsi produk kedelai.

Kedelai juga bisa melindungi tubuh dari kanker usus dalam beberapa kasus. Tak hanya itu, tahu juga kaya akan protein, bebas gluten, tidak mengandung kolesterol, serta rendah kalori.

Namun, memiliki deretan manfaat luar biasa, bagi kalian pencinta tahu, juga harus mengonsumsinya dengan porsi wajar.

Pasalnya, jika terlalu banyak mengonsumsi tahu, maka justru bisa menimbulkan efek buruk hingga deretan bahaya mengerikan ini.

Penasaran apa saja? Berikut 5 bahaya mengerikan jika terlalu banyak mengonsumsi tahu, sebagaimana dilansir terkini.id dari Tribun:

1. Membuat Pencernaan Protein Menjadi Sulit

Terlalu banyak mengonsumsi tahu justru bisa menjadi masalah.

Dokter Anju mengatakan, “Meskipun tahu penuh dengan protein tanpa lemak, terlalu banyak protein dapat membuat penyerapan protein menjadi sulit.”

2. Akumulasi Asam Urat

Tahu adalah sumber protein kaya yang berkualitas tinggi, tetapi makan terlalu banyak tahu dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh.

Ahli nutrisi yang berbasis di Bangalore, dr. Anju Sood mengatakan, “Tahu adalah salah satu sumber protein terbaik, tetapi juga terdaftar di antara protein keras dalam hal daya cerna. Bagian akhir dari metabolisme protein termasuk pembentukan asam urat. Makan terlalu banyak tahu akan menyebabkan akumulasi asam urat berlebih di bagian bawah perut, yang bisa menyebabkan asam urat.”

3. Ketidakseimbangan Hormon

Makan terlalu banyak tahu telah dikaitkan dengan menyebabkan ketidakseimbangan hormon pada perempuan kata ahli gizi, dr. Rupali Dutta.

“Penelitian telah mengklaim bahwa kelebihan asupan tahu dapat mengganggu produksi estrogen yang mengarah ke masalah hormonal.”

4. Asupan Kalori Naik

Dokter Rupali mengatakan, “Apa pun yang berlebihan itu buruk. Tahu mungkin dikemas dengan jumlah protein yang padat, tetapi konsumsi terlalu banyak dapat membuat jumlah kalori Anda bertambah, yang menghasilkan kenaikan berat badan.”

Sebagai informasi, kebutuhan kalori manusia adalah 1.200 sehari bagi perempuan dan 1.800 sehari untuk pria.

5. Dapat Menyebabkan Kekurangan Mineral

Ahli gizi makro dan praktisi kesehatan, Shilpa Arora, mengatakan, “Tahu mengandung phytate yang mengganggu penyerapan nutrisi penting terutama yodium dalam tubuh. Mineral penting ini meningkatkan metabolisme untuk fungsi tiroid.”

Kunci untuk kesehatan yang baik, penurunan berat badan atau pembentukan otot adalah sebanyak tentang ‘makanan yang tepat’. Jadi, mulai sekarang pastikan atur asupan mengonsumsi tahu, ya! Ingat, jangan berlebihan!

Bagikan