Pendaftaran CPNS Ditutup, Ini Pesan Menteri untuk Pelamar yang Wajib Dibaca

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) mengumumkan telah menutup pendaftaran penerimaan CPNS Senin, 15 Oktober 2018 pukul 23.59 WIB
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) mengumumkan telah menutup pendaftaran penerimaan CPNS Senin, 15 Oktober 2018 pukul 23.59 WIB

Terkini.id, Jakarta – Kementerian  Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) mengumumkan telah menutup pendaftaran penerimaan CPNS Senin, 15 Oktober 2018 pukul 23.59 WIB.

Adapun Jumlah total pendaftar yang telah menyelesaikan pendaftaran adalah  3.627.797 pelamar, dengan rincian sebagai berikut:

Formasi Umum: 587.967 pelamar

Formasi Penyandang Disabilitas: 1.640 pelamar

Formasi Putra/Putri Papua: 3.440 pelamar

Formasi Lulusan Terbaik: 25.966 pelamar

Formasi Diaspora: 19 pelamar

Formasi Eks Tenaga Honorer Kategori II: 765 pelamar

 

Kementerian/Lembaga dengan jumlah pelamar tertinggi adalah sebagai berikut:

Kementerian Hukum dan HAM: 487.071 pelamar

Kementerian Agama: 265.264 pelamar

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi: 62.593 pelamar

Kejaksaan Agung: 50.823 pelamar

Kementerian Perhubungan: 37.717 pelamar

 

Sedangkan Kementerian/Lembaga dengan jumlah pelamar terendah adalah sebagai berikut:

Badan Koordinasi Penanaman Modal: 843 pelamar

Sekretariat Jenderal MPR: 771 pelamar

Sekretariar Jenderal Komisi Yudisial: 697 pelamar

Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Kemananan: 667 pelamar

Badan Pengawas Tenaga Nuklir: 657 pelamar

 

Pemerintah Provinsi dengan jumlah pelamar tertinggi adalah sebagai berikut:

Provinsi Jawa Timur: 63.186 pelamar

Provinsi Jawa Tengah: 56.213 pelamar

Provinsi DKI Jakarta: 33.773 pelamar

Provinsi jawa Barat: 29.709 pelamar

Provinsi DI Yogyakarta: 20.759 pelamar

 

Sedangkan Pemerintah Provinsi dengan jumlah pelamar terendah adalah sebagai berikut:

Provinsi Sulawesi Tenggara: 3.127 pelamar

Provinsi Sulawesi Utara: 2.916 pelamar

Provinsi Kep. Bangka Belitung : 2.805 pelamar

Provinsi Maluku : 2.644 pelamar

Provinsi Sulawesi Tengah: 1.712 pelamar

 

Pemerintah Kabupaten/Kota dengan jumlah pelamar tertinggi adalah sebagai berikut:

Kota Bandung: 19.169 pelamar

Deli Serdang: 13.941 pelamar

Kota Palembang: 13.370 pelamar

Bandung: 12.853 pelamar

Cirebon: 12.519 pelamar

 

Sedangkan Pemerintah Kabupaten/Kota dengan jumlah pelamar terendah adalah sebagai berikut:

Kota Bukittinggi: 759 pelamar

Kota Padang Panjang: 701 pelamar

Kota Lubuk Linggau: 571 pelamar

Sigi: 482 pelamar

Kota Gunung Sitoli: 154 pelamar

 

CPNS di Wilayah Gempa

Terkait dengan dampak dari bencana gempa bumi di Wilayah Sulawesi tengah, Panselnas memutuskan pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2018 untuk Formasi Daerah di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, Kabupaten Donggala, Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong kemungkinan akan ditunda sammpai tahun depan.

Sedangkan untuk Kementerian/Lembaga yang semula merencanakan seleksi di wilayah bencana tersebut, data-data pelamar untuk formasi tersebut sedang dianalisis. Baik oleh Pansel Instansi maupun Panselnas.

Untuk Formasi CPNS Daerah di wilayah Papua dan Papua Barat akan dilakukan pelaksanaan seleksi CPNS secara terpisah.

“Tahapan selanjutnya dari proses seleksi ini adalah verifikasi administrasi terhadap berkas-berkas yang telah diajukan oleh pelamar,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin dalam rilisnya, Selasa 16 Oktober 2018.

Bagi pelamar yang lulus seleksi administrasi yang akan diumumkan sekitar 21 Oktober 2018 untuk selanjutnya berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang akan dimulai tanggal 26 Oktober 2018 s.d. 17 November 2018.

Bagi mereka yang lulus SKD akan mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sekitar 22-28 November 2018. Pengumuman akhir direncanakan pada sekitar Minggu pertama bulan Desember 2018.

Panselnas akan mengupayakan agar lokasi pelaksanaan SKD dan SKB tersebut dekat dengan domisili pelamar dengan menyediakan lebih dari 219 lokasi tes yang tersebar di seluruh Indonesia.

Para pelamar agar mempersiapkan diri mengikuti rangkaian seleksi tersebut. Materi untuk tahapan SKD meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dengan nilai ambang batas yang berbeda-beda menurut jenis formasinya.

“Saya mengajak agar kita bersama mengawal dan menjaga agar proses seleksi CPNS Tahun 2018 ini dapat berlangsung aman, kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari praktik KKN, dan tidak dipungut biaya,” ujar Syafruddin.

Dia menegaskan agar masyarakat atau calon pelamar tidak mempercayai bila ada pihak-pihak tertentu yang menjanjikan dapat membantu kelulusan dalam penerimaan CPNS dimaksud. Dengan keharusan menyediakan sejumlah uang atau imbalan lainnya.

Komentar

Rekomendasi

BPBD Gowa Rilis Elevasi Bendungan, Begini Kondisinya

Korban Tewas Akibat Susur Sungai Sempor Bertambah, Berikut Daftarnya

Ratusan Pelajar Susur Sungai, 4 Orang Dikabarkan Meninggal Terbawa Arus

Merasa Dipalak, Penumpang Ojek Ini Tak Terima Saat Diminta Bayar Rp750 Ribu

RSUD Bulukumba Bantah Ada Pasien Terjangkit Virus Corona, Ternyata Hanya Radang Tenggorokan

Gelar Expoversary di PIPO, BCA Jual KPR hingga Kredit Mobil Berbunga Murah

Ngaku Lulusan S3 Vatikan, Kebohongan Ustadz Mualaf Ini Terbongkar

Beredar Video Masker Diinjak-injak Karyawan Saat Sedang Disortir, Netizen Pertanyakan Kebersihannya

Gempa Guncang Maluku, BMKG Minta Warga Hindari Bangunan Retak

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar