Masuk

Pengacara Tegaskan Teddy Minahasa Dihukum Mati Bila Terbukti Bersalah

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Pengacara Teddy Minahasa menegaskan jika kliennya terbukti bersalah, maka dialah orang pertama yang akan meminta Teddy dihukum mati, Selasa 18 Oktober 2022.

“Kalau Teddy melakukan itu, saya akan orang pertama paling depan bereaksi, kalau perlu hukum mati kan gitu,” ujar Pengacara Teddy Minahasa, Henry Yosodiningrat kepada wartawan, Selasa 18 Oktober 2022.

Menurut Henry, kasus yang menimpa kliennya, tidaklah masuk akal. Katanya, Teddy Minahasa telah bersumpah tidak pernah menerima uang.

Baca Juga: Irjen Teddy Minahasa Jalani Sidang Perdana Kasus Pengedaran Sabu

“Tidak masuk akal saya gitu ya, ndak masuk akal. Lain halnya misalnya dia dituduh menerima suap dari proyek mapolda atau apa, masih mungkin misalnya sampai 20 m atau berapa gitu ya. Ini udah narkoba, nilainya cuma ratusan juta dan dia bersumpah dia tidak ada terima uang itu,” terang Henry.

Di samping itu, Henry menjamin dirinya sebagai kuasa hukum Teddy, sama sekali tidak berdasarkan masalah honor dan bayaran.

Henry mengatakan dia sangat yakin dalam membela Teddy Minahasa. Selain itu, dia juga sangat yakin kliennya sama sekali tidak bersalah dalam kasus itu.

Baca Juga: Cak Imin Apresiasi MA Tolak Kasasi Hukuman Mati Pelaku Pemerkosaan Belasan Santriwati

“Dan ditambah lagi sebagai seorang muslim, karena itu saya di dalam ajaran Islam itu, kalau dalam hal ragu masih ada keraguan, salat istikharah, itu minta petunjuk ketetapan hati. Dengan hasil istikharah itu saya berketetapan bahwa dia memang nggak salah,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Irjen Teddy Minahasa resmi menunjuk Henry Yosodiningrat sebagai kuasa hukumnya dalam kasus narkoba yang menyeret dirinya.

Hal itu, dibenarkan langsung oleh Henry Yosodiningrat yang mengakui dirinya sebagai pengacara Teddy Minahasa.

“Iya benar (saya pengacara Teddy),” ucapnya ketika dikonfirmasi, Selasa 18 Oktober 2022 dikutip dari Suara.com jaringan Terkini.id.

Baca Juga: Rudolf Tobing Dijerat Kasus Pembunuhan Berencana dan Terancam Hukuman Mati

Henry mengatakan dia ditunjuk sebagai kuasa hukum teddy sejak eks Kapolda Sumatera Barat itu, ditempatkan di penempatan khusus (Patsus) di Provos Polri.

Perlu diketahui, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan Teddy mengatakan sedianya Teddy diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya, Sabtu 15 Oktober 2022 lalu.

Tetapi, pemeriksaan terpaksa dihentikan karena Teddy mau didampingi langsung oleh kuasa hukum pilihannya.

“Tadi dilakukan pemeriksaan rencananya demikian. Tetapi beliau menolak, yang bersangkutan minta dihentikan karena ingin didampingi kuasa hukumnya yang menjadi pilihan,” ujar Zulpan ketika dihubungi, Sabtu 15 Oktober 2022.

Padahal, Zulpan mengatakan Polda Metro Jaya telah menyediakan kuasa hukum buat Teddy Minahasa. Tetapi, hal itu juga ditolak Teddy.