Pengakuan Saksi Mata KM Lestari Sesaat Sebelum Tenggelam

KM Lestari
Korban KM Lestari Maju dievakuasi. (foto/terkini.id)

Terkini.id, Bulukumba – Tenggelamnya KMP Lestari di Perairan Selayar Sulawesi-Selatan saat ini terus memakan korban jiwa.

Bahkan data terkahir yang diperoleh terkini.id, korban tewas berjumlah 26 orang sedangkan korban selamat 94 orang. Total keseluruhan 120 orang dari daftar manifest penumpang.

Salah seorang saksi mata, Huding yang saat itu berada di KMP Bontoharu saat dirinya hendak menuju Pelabuhan Bira Bulukumba, sempat melihat jika KM Lestari Maju terputar sebelum tenggelam.

Dia pun mengakui jika KMP Bontoharu yang ia tumpangi hendak menolong namun sayang kondisi cuaca dan derasnya arus air membuat kapten kapal tidak bisa mengambil resiko.

Huding melihat para korban melambai-lambaikan tangan

“Saya liat itu kapal, bahkan itu korban kasian melambai-lambaikan tangannya tapi ndak bisa ki apa apa karena deras sekali ombak, kalau dipaksakan bisa-bisa kita juga yang tenggelam,” ujarnya.

Saat itu menurut Huding, Kapten kapal segera menelpon ke pihak pelabuhan untuk segera dilakukan evakuasi.

“Itu saja tim SAR susah tembus karena ombak besar,” akunya lagi.

Saat ini Huding rencananya akan kembali ke Selayar dengan sejumlah keluarga korban menggunakan kapal Jolloro dikarenakan mobil truknya tertahan di Pelabuhan.

Komentar

Rekomendasi

Sedih, Bocah 13 Tahun Tanpa Keluarga Meninggal Akibat Corona

Yasonna Laoly Bebaskan 30.000 Napi, Koruptor Menyusul

Kabar Bahagia, 1 Pasien Positif Corona di RSUP Wahidin Sembuh dan Boleh Pulang

Gegara Corona, Puluhan Warga Binaan di Lapas Makassar Dibebaskan

Prihatin dengan Pengayuh Becak akibat Corona, Pengusaha Lansia Ini Beri Sebagian Hartanya

Beredar Video Warga Lempar Batu ke Arah Petugas Pembawa Jenazah Pasien Corona

Guru Besar UGM Prediksi Wabah Corona di Indonesia Akan Berakhir pada Akhir Mei

Lagi, Warga Hadang Ambulans Pengangkut Jenazah Pasien Corona

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar