Pengalaman jadi juru damai antarkan JK dapat gelar DR HC UINAM

JK di UIN Alauddin Makassar (istimewa)

Terkini.id, Makassar – Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, hadir di kampus 2 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), dan dikukuhkan sebagai Doktor Honoris Causa (DR HC) dalam bidang Sosiologi Agama UINAM, Kamis 25 Januari 2018.

Wapres keturunan Bugis Bone itu, mendapat gelar DR HC, dan membawakan pidato dengan tema “Kajian Perdamaian: Perspektif Agama, Ekonomi Dan  Politik.”

Bicara soal keahlian dalam mendamaikan konflik, tidak ada yang meragukan kemampuan Jusuf Kalla. JK punya banyak peran di balik perdamaian sejumlah konflik di Indonesia.

JK, saat menjadi Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat masa Presiden Megawati Soekarnoputri (2001-2004), mendamaikan konflik Poso, melalui perjanjian Malino 1, pada 2001 silam.

Pada konflik di Ambon, 2002 silam, kelihaian JK dalam berunding, kembali teruji. Para pihak yang bertikai diajak ke Malino untuk merasakan daerah damai yang sejuk itu, dan menandatangani perjanjian Malino 2.

Tidak cuma itu, konflik GAM di Aceh, hingga masalah penindasan umat muslim di Rohingya, tidak lepas dari peran Jusuf Kalla.

Saat memberi pidato di UIN Alauddin, Jusuf Kalla mengungkapkan, membangun perdamaian adalah ‘seni’ yang bersumber dari ketekunan, kegigihan  dan keahlian.

Menurut JK, dengan pengalaman membangun perdamaian pada sejumlah konflik yang terjadi, dia menyebutkan, faktor agama sering dijadikan justifikasi atas konfik dan kekerasan yang telah terjadi sebelumnya.

“Berdasarkan pengalaman pribadi secara langsung dalam mengakhiri konfik di Ambon, Poso dan Aceh, saya dapat memberikan refeksi tentang bagaimana menciptakan perdamaian (crafting peace),” jelasnya.

Penganugerahan gelar HC itu, melalui sidang senat terbuka luar biasa yang dibuka oleh Ketua Senat UINAM, Prof Dr Abdul Qadir Gassing.

Rektor UINAM, Prof Musafir Pababari, mengungkapkan, pengalaman JK dalam menangani berbagai konflik di Ambon, Poso, hingga Aceh, membuat kampus hijau itu memberinya gelar DR HC.

Berita Terkait
Komentar
Terkini